Ia mengatakan, pihak manajemen JFC benar-benar melakukan seleksi yang cukup ketat terhadap pihak-pihak sponsor yang ingin mendanai kegiatan bertaraf internasional itu, sehingga tidak mudah menerima tawaran sponsor, karena dapat berpengaruh pada pemberitaan sejumlah media.
"Biasanya teman-teman media tidak mau kalau gambarnya bocor gara-gara banyak atribut sponsor yang terpasang di area parade busana unik dan spektakuler itu, sehingga kami berusaha semaksimal mungkin untuk profesional," ujarnya menambahkan.
Suyanto mengatakan, Jember Fashion Carnaval tahun ini mengangkat tema utama "Revival" atau kebangkitan Indonesia di berbagai bidang, dengan sub tema Garuda, Hortus, Technocyber, Woods, Paradisaea, Refugees, Ocean, Chandelier, Olympic dan Barong.
"Rangkaian kegiatan JFC akan diselenggarakan pada tanggal 24-28 Agustus 2016 di Jember dengan jumlah peserta sekitar 1.500 orang yang terdiri dari talent mulai anak-anak TK, pelajar, dan dewasa," tuturnya.










