BONDOWOSO (bangsaonline) - Badan Kepegawaian Daerah Bondowoso melakukan pemberkasan dan verifikasi kepada 365 CPNS katagori 2 yang telah dinyatakan lolos tes tulis, kemarin. Pemberkasan ini digelar secara serentak di Aula BKD. Selain itu, nantinya, akan dilakukan uji publik atas CPNS yang lolos. Jika tanggapan masyarakat negatiof, naka CPNS itu akan dicoret.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Bondowoso H Agus Salam mengatakan, pihaknya telah membentuk tim khusus untuk pemberkasan bagi CPNS. Bahkan, pihaknya juga melibatkan aparat kepolisian sebagai anggota tim, agar jika ditemukan ada manipulasi data maka bisa langsung ditindaklanjuti ke ranah pidana.
BACA JUGA:
- Suarakan Konflik Lahan di Ijen, Ratusan Pekerja PTPN Geruduk Kantor Bupati Bondowoso
- Asrorun Ni'am dan Idy Muzayyad Terpilih sebagai Ketum dan Sekjen Majelis Alumnni IPNU
- Munas Perdana, Gus Ipul, Asrorun Ni'am, Azwar Anas, Kandidat Kuat Ketum Majelis Alumni IPNU
- Dua Penonton di Bondowoso Tertimpa Sound Horeg
“Dalam pemberkasan dan verifikasi ini, 365 CPNS dihimbau untuk tidak nekat merekayasa data sebagai honorer kategori dua. Karena, jika nanti ditemukan adanya rekayasa data, maka kami akan langsung mendiskualifikasi,” ujar mantan Kepala Diskoperindag ini.
Selain itu, Agus menegaskan apabila ada peserta melakukan tindakan memanipulasi data, maka yang bersangkutan akan dikenakan sanksi pidana, dan sanksi tersebut bukan hanya kepada CPNS tetapi juga bagi atasan-atasannya yang memberikan pernyataan dengan menggeser masa kerja peserta tes CPNS agar lolos pemberkasan.
“Setelah dilakukan pemberkasan, saya masih akan menggelar uji publik. Nantinya, tanggapan masyarakat kepada setiap CPNS ini juga mempengaruhi lolos tidaknya CPNS,” ungkap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




