“Jadi saya boleh Komandan, Kapolri, tapi kakek saya itu anak buahnya mbahnya mbak Yenny (KH. Hasyim Asyari -pendiri Nahdlatul Ulama dan Ponpes Tebuireng-),” ujar Kapolri disambut tawa peserta Kongres.
Kapolri dalam kesempatan itu mengucapkan selamat kepada Khofifah yang terpilih lagi sebagai Ketua Umum Muslimat NU. Ia juga mendoakan agar Kongres berjalan sukses dan lancar hingga penutupan. “Muslimat bukan hanya untuk NU, tapi juga untuk bangsa Indonesia,” tegas Kapolri.
Dalam paparannya, Kapolri mengajak para ibu-ibu Muslimat untuk ikut menjaga keutuhan NKRI dan stabilitas Negara. Sebab Indonesia sedang menghadapi tantangan-tantangan baik dari dalam maupun luar negeri.
Dari luar negeri, Tito mengungkapkan saat ini dunia sedang menghadapi demokrasi liberal. “Ini yang mungkin sedang kita alami sekarang,” cetus mantan Kepala Densus 88 ini.









