FASI ke X dibuka dengan tarian yang dibawakan para santri. foto: AHMAD/ BANGSAONLINE
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Sebanyak 951 peserta dari TPA/ TPQ maupun TKA/TKQ mengikuti ajang Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) ke X yang diselenggarakan oleh Lembaga Pengembangan Pembinaan Taman Kanak-kanak Al Quran (LPPKA), Minggu (11/12). Acara yang bekerja sama dengan Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kecamatan Senori ini digelar di halaman Taman Pendidikan Qur'an (TPQ) Al Alawiyah Desa Wanglu Kulon, kecamatan setempat.
Pada festival tersebut, digelar berbagai perlombaan. Yakni, lomba Nasyid, Kaligrafi, Tilawah, Tahfid Jus Amma, dan Kisah Islami yang diikuti peserta dari berbagai usia 0 sampai 6 tahun, santri TKA/TKQ usia 7 hingga 12 tahun dan TPA/TPQ dengan usia 13-15 tahun.
BACA JUGA:
- PT Solusi Bangun Indonesia Bagikan Dividen Rp329,3 Miliar dari Laba Bersih 2025
- Gangguan Transmisi 500 kV, PLN Angkat Bicara soal Listrik Padam di Tuban hingga Lamongan
- Berawal dari Facebook, Pasangan Paruh Baya ini Resmi Menikah di Nikah Massal Tuban
- Harga Sapi di Pasar Kerek Tuban Naik Rp1,5 Juta per Ekor Jelang Iduladha
Kepada BANGSAONLINE.com Ketua Pelaksana FASI ke X Kecamatan Senori, Mundasir mengatakan, lomba FASI ini diadakan 2 tahun sekali. Sampai tahun ini kegiatan ini sudah digelar sebanyak 10 kali.
"Meski yang mengadakan Dewan Pengurus Kecamatan tapi pesertanya sangat membludak," ujarnya.
Ia menambahkan, ajang kali diperuntukkan bagi TPA/TPQ, TKA/TKQ yang telah menyelenggarakan pendidikan nonformal dengan syarat berbasis Islam dan memberikan pengajaran Al Qur'an. Ada 43 lembaga TPA/TPQ, TKA/TKQ se-Kecamatan Senori yang mengikuti festival ini dengan total 951 peserta.
"Ada 951 peserta dari 43 TPA/TPQ, TKA/TKQ yang mengikuti beberapa katagori perlombaan ini," bebernya
Salah satu pembimbing yang mengantarkan santrinya mengikuti perlombaan tersebut mengatakan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat. Pasalnya, festival tersebut dapat memotivasi para pengajar agar lebih giat mendidik santri.
"Bukan soal siapa yang menang atau siapa yang juara. Akan tetapi, dari ajang itu bisa melatih mental para santri agar kedepan lebih baik," tuturnya. (ahm/wan/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




