Sebenarnya berita kasus Said Aqil ini sudah hampir tenggelam dan dilupakan publik. Maklum, berita tersebut dimuat HARIAN BANGSA dan bangsaonline.com setahun lalu, tepatnya Sabtu 1 Agustus 2015. Tapi belakangan ada gerakan untuk memutarbalikkan fakta, seolah kasus tersebut tak pernah terjadi.
Bahkan HARIAN BANGSA dan bangsaonline.com yang memuat berita tersebut dibully oleh oknum-oknum tak bertanggungjawab, termasuk media partisan pendukung Said Aqil yang kredibilitasnya diragukan. Padahal bukan hanya HARIAN BANGSA dan bangsaonline.com yang memuat berita tersebut tapi juga media lain.
Akibatnya berita yang semula sudah tak diingat orang sekarang jadi pusat perhatian. Banyak yang penasaran. Data di bangsaonline.com, berita kasus tanah yang melibatkan Said Aqil itu kini dibaca sekitar 6.000 orang tiap hari.
Berita ini jadi viral gara-gara Subaryo, SH, Ketua Forum Independen Masyarakat Malang (FIMM) yang diwawancarai bangsaonline.com belakangan membuat surat bantahan bermaterai. Surat bantahan ini beredar di media sosial.










