Menelusuri Jejak Kampung Religi di Surabaya (12): Gelaran Piala Dunia jadi Ajang Dakwah

Banyak cara bisa ditempuh dalam melakukan syiar (dakwah), salah satunya melalui tontonan bola saat event besar seperti piala dunia berlangsung. Tepatnya, waktu itu terjadi pada piala dunia tahun 2002 silam. Ia mengaku sangat prihatin terhadap kondisi keamanan lingkungan Kampung Bureng yang semakin lama semakin meresahkan warga.

Ada saja barang-barang yang hilang, mulai dari sandal, burung, handphone hingga sepeda motor. Hal itu terjadi terutama saat banyaknya warga yang mengalami kekalahan dalam taruhan.

“Parahnya lagi, ibu-ibu pada komplain karena uang jatah belanjanya ikut dipakai untuk taruhan bola,” tegas pria yang biasa disapa Abah Hamid oleh para santrinya ini.

Melihat kondisi yang semakin parah itu, ia pun memutuskan untuk terjun ke lingkungan sekitarnya untuk berdakwah. Ia harus mencari cara bagaimana supaya praktik-praktik judi bola segera berhenti. Ia harus bisa mengajak warga untuk mau belajar agama dan itu tidak semudah membalikkan telapak tangan.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: