Kebakaran di Ponpes At-Tanwir.
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Dua peristiwa kebakaran terjadi di Kabupaten Bojonegoro, Sabtu siang (26/8). Kebakaran pertama terjadi di Desa Suwaloh, Kecamatan Balen. Sebuah rumah nyaris ludes dilalap si jago merah, beruntung petugas pemadam kebakaran berhasil menjinakkan kobaran api.
Rumah yang terbakar itu milik Budiono, 40 tahun. Kebakaran disebabkan akibat korsleting listrik di rumah belakang korban, kemudian api menjalar ke rumah tengah. Namun, tak lama api berhasil dipadamkan oleh tim Damkar.
BACA JUGA:
- Rumah di Kanor Bojonegoro Ludes Terbakar, Diduga Dibakar Anak Kandung Pemilik
- Dapur SPPG di Bojonegoro Dilalap Api, Dua Pegawai Alami Luka Bakar
- Gudang Solar di Tengah Permukiman Warga Bojonegoro Terbakar Hebat, 6 Truk Damkar Dikerahkan
- Kandang Ayam di Bojonegoro Terbakar, 17 Ribu Ekor Mati Terpanggang
"Kerugian material diperkirakan senilai Rp 10 juta, untuk korban jiwa nihil," papar Ketua BPBD Bojonegoro, Andik Sudjarwo.
Sementara kebakaran selanjutnya terjadi di komplek pondok pesantren At-tanwir, Desa Talun, Kecamatan Sumberejo. Akibat pembakaran sampah di belakang gedung, api menjalar ke bangunan tempat laboratorium fisika.
"Kobaran api ditempat sampah terkena angin, kemudian membakar belakang bangunan. Tapi tak lama api dapat dipadamkan oleh dua unit mobil damkar," jelas Andik.
Kebakaran itu sempat membuat panik ribuan santri Ponpes At-tanwir. Seluruh siswa-siswi yang sebelumnya tenang belajar ilmu agama dan umum semburat keluar dari dalam ruangan. Sebab, kepulan asap membumbung tinggi disertai teriakan panik para guru dan warga sekitar. "Sudah kondusif lagi, setengah jam kemudian api dapat kita padamkan," pungkas dia. (nur/ns)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




