Mbok Tum saat akan divisum ke RS Bhayangkara Polda Jatim.
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Mbok Tum (45), Warga Desa Pepelegi, Kecamatan Waru, Sidoarjo. Ia tewas usai terlibat perkelahian di lorong Ruko Ramayana, Desa Bungurasih, Kecamatan Waru, Sidoarjo, Selasa (20/2).
Menurut informasi yang dihimpun, kejadian itu bermula saat Mbok Tum dan Selamet Hariyono alias Kebo terlibat adu mulut di cafe Yayang Bungurasih, Sidoarjo, namun tidak berujung perkelahian.
BACA JUGA:
- Sidang Penggelapan Kasur di Sidoarjo: 7 Ponpes Sudah Bayar Lunas, Tapi Uang Rp620 Juta Tak Disetor
- Diduga Dipicu Klakson, Pria di Waru Sidoarjo Sabet Pengendara Mobil dengan Celurit
- Kasus Perusakan Makam Mbah Dirjo Joyo Ulomo Masuk Tahap Penyidikan, SPDP Dikirim ke Kejari Sidoarjo
- Rumah Bertuliskan 'Dijual' Jadi Markas Gas Oplosan, Sindikat di Sidoarjo Raup Puluhan Juta
Sekiranya pukul 03.00 WIB saat cafe tutup, Mbok Tum bersama Bambang Agus Alias Kutis mendatangi Selamet Hariyono alias Kebo di lorong ruko Ramayana Bungurasih dan perkelahian antara mereka pun tak terelakkan.
Akibat perkelahian itu, Mbok Tum tewas dengan luka bacok di kepala bagian belakang, Selamet Hariyono mengalami luka bacok bagian jidat dan jari tangan kiri, sedangkan Bambang Agus mengalalami luka bacok di kepala bagian atas.
Kapolresta Sidoarjo Kombespol Himawan Bayu Aji membenarkan kejadian itu. Untuk korban yang tewas, dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim untuk dilakukan Visum sedangkan untuk korban yang luka dibawa ke RS Siti Khodijah Sepanjang.
"Korban meninggal dibawa ke RS Bhayangkara Polda jatim, sedangkan dua orang yang luka-luka, dilarikan ke Rumah Sakit Siti Khodijah Sepanjang," terangnya.
Ia menambahkan, belum diketahui motif perkelahian tersebut. Saat ini, pihaknya masih melakukan penyelidikan dan mencari keterangan saksi-saksi. "Masih kami selidiki motif tersebut," pungkasnya. (cat/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




