Gus Ipul saat menerima cinderamata dari Ketua DPD Iwapi Jatim.
"Sebelum acara saya lihat-lihat produk UMKM binaan IWAPI. Ada kripik tempe dan tahu merek Eyang Marko yang ekspor ke Amerika. Tentu ini sangat membanggakan. Jika kripik tempe dan tahu saja bisa ekspor, tentu produk yang lain bisa ekspor juga," ujarnya.
Ia juga mengingatkan ada dua hal yang perlu diperhatikan menghadapi pasar saat ini. Pertama, perlu adanya kajian yang detail tentang bagaimana keadaan pasar saat ini. Banyak asosiasi perkumpulan UMKM yang dapat membina sekaligus melatih para pengusaha perempuan untuk memahami karakter pasar.
Kedua, setelah memahami pasar, para pengusaha didorong untuk menciptakan produj dan inovasi sebagaimana yang diminta dan dibutuhkan oleh pasar.
"Saya salut dengan produk ibu-ibu pengusaha yang dipamerkan. Bagaimana mengolah ikan yang kualitasnya menurun, diasap dan dijual ke pasar," Wakil Gubernur dua periode ini.
Selain itu, Gus Ipul juga memiliki program khusus untuk mendorong pengusaha prerempuan. Yakni, dalam program PKH Super. Di dalamnya, Gus Ipul menyiapkan pemberian modal usaha untukbperempuan miskin melalui Jalin Mitra Plus.
"Ini juga sebagai upaya memperkuat pemberdayaan ekonomi keluarga masyarakat Jawa Timur," kata dia. (ian/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




