Sabtu, 05 Desember 2020 00:20

Pengurus Ponpes Tuding Pembangunan Tol Bikin Rusak Jalan Kabupaten

Kamis, 13 September 2018 08:18 WIB
Editor: Rizki Daniarto
Wartawan: Ahmad Habibi
Pengurus Ponpes Tuding Pembangunan Tol Bikin Rusak Jalan Kabupaten
Rapat pengurus ponpes yang digelar dengan Komisi III DPRD Kabupaten Pasuruan.

PASURUAN, BANSGAONLINE.com - Pengurus Ponpes Ihyaus Sunnah mengeluhkan lalu lalangnya kendaraan berat armada pengangkut material jalan tol Paspro (Pasuruan- Probolinggo). Akibatnya, jalan akses kabupaten di Dusun Ngemplak, Desa Toyaning Rejoso, Kabupaten Pasuruan menjadi rusak.

Selain jalan rusak, mereka juga mengeluhkan dampak lain imbas keberadaan truk-truk besar pengangkut tanah uruk tersebut, yakni membuat bangunan ponpes retak.

Dalam acara hearing dengan Komisi III, juru bicara Ponpes Ihyaus Sunnah Nawawi menjelaskan, secara umum pihaknya mendukung dengan adanya pembangunan di wilayah Kabupaten Pasuruan. Namun, bukan berarti pembangunan menabrak aturan serta merugikan pihak lain.

“Saat kendaraan melintas, debu berterbangan sehingga menyebabkan polusi dan mengganggu kesehatan. Masya Allah, sangat mengganggu. Tak hanya itu saja. Masjid dan rumah habaib pengasuh pondok menjadi retak-retak,” tandasnya.

Dirinya berharap, kendaraan material tol Paspro tidak melewati jalur setempat. Mengingat, jalan setempat bukan untuk jalur kendaraan dengan tonase berat, seperti kendaraan dump truk besar. “Sebenarnya sudah ada perjanjian dengan pelaksana proyek PT Pembangunan Perumahan. Agar truk-truk tersebut tidak melewati jalan di Ngemplak. Tapi kenyataannya, masih banyak truk yang melintas,” sambungnya.

Terpisah, Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Pasuruan Hari Aprianto yang ditemui BANGSAONLINE.com menjelaskan, jalan di Ngemplak Desa Toyaning telah diperbaiki oleh pemkab. Tapi karena imbas proyek tol itu, kerusakan kembali terjadi.

“Baru sekitar satu setengah tahun dibangun. Tapi, sekarang kondisinya rusak lagi,” tambahnya.

Rapat yang digelar dengan Komisi III DPRD Kabupaten Pasuruan itu sempat membuat gerah dewan. Betapa tidak, PT Pembangunan Perumahan (PP) tidak mengikuti jalannya rapat. (bib/par/rd)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Selasa, 01 Desember 2020 16:52 WIB
PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com – Meletusnya Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, tidak mengakibatkan kenaikan material vulkanik di Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo.Namun demikian, status Gunung Bromo tetap level II atau waspada. Sehingga pengunju...
Sabtu, 28 November 2020 22:34 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Nahdlatul Ulama (NU) punya khasanah (bahasa) baru: Neo Khawarij NU. Istilah seram ini diintroduksi KH Imam Jazuli, LC, MA, untuk mestigmatisasi kelompok kritis NU: Komite Khittah Nahdlatul Ulama (KKNU). Khawarij ...
Rabu, 02 Desember 2020 21:44 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*39. walawlaa idz dakhalta jannataka qulta maa syaa-a allaahu laa quwwata illaa biallaahi in tarani anaa aqalla minka maalan wawaladaanDan mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan ”Masya Allah, ...
Kamis, 03 Desember 2020 15:46 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...