Warga Sucorejo, Kecamatan Jenu berjaga di pantai.
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Sebanyak 6 kapal tongkang dan tugboat terdampar di perairan wilayah Jenu, Kabupaten Tuban, Selasa (22/1/2019) malam. Peristiwa ini terjadi akibat gelombang tinggi yang disebabkan hujan disertai angin.
Bahkan akibat hal ini, salah satu kapal tongkang milik perusahaaan rekanan PT Semen Indonesia juga mengalami musibah. Kapal yang akan mengangkut semen itu menabrak pelabuhan milik PT Semen Holcim hingga mengakibatkan kerusakan.
BACA JUGA:
- Lapas Tuban Gagalkan Penyelundupan 177 Butir Obat, Alur Kunjungan Bakal Diperketat
- PT Solusi Bangun Indonesia Bagikan Dividen Rp329,3 Miliar dari Laba Bersih 2025
- Gangguan Transmisi 500 kV, PLN Angkat Bicara soal Listrik Padam di Tuban hingga Lamongan
- Berawal dari Facebook, Pasangan Paruh Baya ini Resmi Menikah di Nikah Massal Tuban
Saat dikonfirmasi, Kepala Seksi Humas PT Semen Indonesia (SMI), Arif Zainudin, membenarkan insiden yang yang terjadi tersebut.
"Benar mas tercatat ada 6 kapal yang mengalami putus jangkar. Salah satunya yang di pelabuhan Holcim. Saat ini koordinasi dengan semua pihak telah kita lakukan. Perkembangan akan kami beritahukan lebih lanjut," tulis Arif melalui pesan singkat.
Ia menyebut identitas 6 kapal tersebut, yakni:
1. TB. KSA EMERALD 02/ BG. ATK 311 tali putus posisi trestel jetty holcim => Jetty Holcim patah kurleb 100 M
2. TB. ATK 2010/ BG. RMN 358 tali putus => Kandas posisi timur jetty SMI
3. TB. PSB 03/ BG. PSB 3303 tali putus => Aman
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




