"Jadi, jika para elit di Jakarta saling mengklaim kemenangan itu merupakan hal yang semu. Mereka hanya memungut hasil kerja keras massa akar rumput yang berjuang di lapangan," urai Suko, Sabtu (20/4).
Pendapat Suko memang beralasan. Setidaknya ada variabel tambahan yang membuat suara pasangan Jokowi-Amin ini meningkat. Salah satunya adalah solidnya barisan massa akar rumput NU. Diantaranya adalah jaringan kiai kampung, jaringan ibu-ibu majelis taklim, dan jaringan loyalis Gus Dur.
Makin solid setelah putri almarhum Gus Dur, Yenny Wahid yang merupakan pembina Barisan Kader Gus Dur (Barikade Gus Dur) beberapa kali turun ke Jatim membawa jaringan loyalis Gus Dur.
Sekadar diketahui, Gus Dur memang dikenal dekat dengan massa akar rumput NU. Bahkan, pencetus nama kiai kampung adalah Gus Dur. Kiai Kampung sendiri merujuk pada kiai-kiai di ponpes kecil yang selama ini tidak menjabat dalam struktural. Di Jawa Timur, populasi kiai kampung ini sangat banyak.










