Dinkes Pacitan Masih Verifikasi Data Pasien Hepatitis A, Sejumlah Relawan Bagi-bagi Masker

Dinkes Pacitan Masih Verifikasi Data Pasien Hepatitis A, Sejumlah Relawan Bagi-bagi Masker dr. Eko Budiono, Kepala Dinkes Pacitan. foto: YUNIARDI SUTONDO/ BANGSAONLINE

PACITAN, BANGSAONLINE.com - Sampai detik ini, data jumlah penderita A di masih simpang siur. Dinas Kesehatan masih melakukan verifikasi lapangan terkait mencuatnya jumlah penderita A di yang dikabarkan mencapai 1.137 penderita.

Kepala Dinkes setempat dr Eko Budiono menegaskan, kalau pihaknya masih tetap mengacu data by name by address yang ia punya, yakni sebanyak 975 penderita hingga pukul 00.00 WIB, Senin (1/7) kemarin. "Kami masih mempedomani data yang kami punya, yaitu sebanyak 975 penderita. Sebab data tersebut sudah berbasiskan nama dan alamat," kata Eko melalui ponselnya, Selasa (2/7).

Soal berkembangnya informasi kalau jumlah penderita A sudah mencapai 1.137 orang, Eko juga tak serta merta membantahnya. Meski, Eko juga juga tidak bisa memastikan, lantaran data tersebut tidak disertai nama serta alamat pasien. "Bisa jadi itu karena under report atau over report. Makanya sejak pagi tadi, kami telah menerjunkan tim ke lapangan guna menindak lanjuti informasi tersebut," jelasnya.

Di sisi lain, Kasus A yang menyerang warga memantik perhatian sejumlah relawan. Mereka tergerak ikut mengendalikan penyakit mematikan itu. Salah satunya seperti yang dilakukan relawan yang dipimpin Kristanto Waluyo. Sejak kemarin, mereka serentak melakukan gerakan sosial memberikan sosialisasi pentingnya menjaga kebersihan dan pola hidup sehat agar terhindar dari penyakit, termasuk A.

Selain memberikan sosialisasi, mereka juga membagikan 2.000 masker penutup dan 1.000 lembar leaflet, agar sebaran virus tidak meluas dan segera bisa dilumpuhkan.

"Pembagian leaflet dan masker oleh relawan bertujuan untuk mencegah penyebaran penyakit A yang saat ini sudah berstatus KLB (Kejadian Luar Biasa) di ," kata Kristanto saat berada di Pasar Minulyo , Selasa (2/7).

Diharapkan selain membagikan leaflet dan masker, relawan juga aktif memberikan sosialisasi kepada masyarakat agar yang masih sehat terhindar dari penyakit A. "Dan bisa memutus mata rantai penyebaran penyakit A tersebut. Kami selalu berkoordinasi dengan instansi terkait dalam hal ini Dinkes sebagai kepanjangan tangan dari proses edukasi masyarakat terhadap pentingnya pola hidup bersih dan sehat (PHBS)," sambung Romo Sambas Kus Nugroho Kordinator Posko Relawan A di .

Sementara itu, aksi sosial itu juga dilakukan di Kecamatan Sudimoro, utamanya di terminal bus, serta pasar atau tempat kerumunan massa lainnya. 

Sebagaimana diketahui, tiga kecamatan di yang sejak 13 Juni lalu menjadi diserang wabah A. Yakni Kecamatan Tulakan, Ngadirojo, dan Sudimoro. (yun/rev)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO