
LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan Porprov Jatim VI bukan hanya ajang untuk mencetak atlet berprestasi. Namun, juga momen untuk mengembangkan potensi daerah.
Hal itu diungkapkan gubernur perempuan pertama di Jatim tersebut usai membuka ajang olah raga bergengsi Pekan Olahraga Provinsi Jatim (Porprov) VI 2019 di Stadion Surajaya, Lamongan, Sabtu (6/7) malam.
Menurut Khofifah, banyak daerah yang memiliki potensi pariwisata dan bisa dipromosikan untuk menghadirkan turis. Apalagi, ada banyak kesenian atau kebudayaan menarik yang belum diketahui banyak orang.
Selain itu, paling utama, gubernur mengharapkan ajang Porprov ini betul-betul dampaknya dapat dirasakan oleh masyarakat. Baik itu dalam peningkatan SDM berkualitas maupun perekonomian rakyatnya.
“Kita berharap sektor UKM dan IKM juga bergerak, maka Porprov adalah multievent. Kita berharap sinergitas semua elemen akan terus mendukung kita membangun, dengan produktivitas yang makin hari akan makin meningkat,” katanya.
Saat pembukaan, tiga legenda olahraga Jawa Timur yakni Minarti Timur, dan Lilies Handayani didampingi beberapa mantan atlet dan atlet muda membawa obor api abadi Porprov Jatim yang disulut di kalderon.
“Persembahan ini Insya Allah akan jadi bagian promosi budaya Jawa Timur, terutama Lamongan. Kita ingin promosikan Jawa Timur,” kata Khofifah saat memberi sambutan.
Akhirnya, ia berharap agar pelaksanaan porprov dapat berlangsung aman dan lancar. Serta, menghasilkan atlet-atlet yang dapat mengharumkan nama Jatim dan Indonesia di kancah dunia. (qom/rev)
(Gubernur Khofifah dan Wagub Emil Dardak disuguhi Wingko Babat oleh Bupati Lamongan Fadeli)