India terancam krisis generasi perempuan. foto: mirror.co.uk
BANGSAONLINE.com - Fakta mengejutkan terjadi di negara bagian Uttarakhand, India Utara, di mana selama tiga bulan terakhir tidak ada bayi perempuan yang dilahirkan.
Data resmi yang dirilis pejabat di negara bagian Uttarakhand India, mengungkapkan ada 200 kelahiran di 132 desa selama tiga bulan terakhir. Namun, tidak ada seorang gadis pun di antara mereka.
BACA JUGA:
- Komentar Sejumlah Pemimpin Dunia Usai AS Bombardir Tiga Titik Pusat Nuklir Iran
- Destinasi Wisata Terpopuler di Jepang: Panduan Lengkap untuk Liburan Anda
- Mengapa Jupiter Punya Cincin, Sedangkan Bumi Tidak? Ini Penjelasannya
- Ratusan Wisudawan Universitas Harvard Walk Out, Protes 13 Mahasiswa Tak Lulus karena Bela Palestina
Investigasi resmi telah diluncurkan oleh para pejabat di negara bagian India utara, dengan daerah di sekitar desa-desa ditandai sebagai zona merah. Sebuah tim yang terdiri dari 25 pejabat telah dikirim ke daerah itu, demikian Aljazeera melaporkan.
"Dari 132 desa yang disurvei, 82 menunjukkan tingkat kelahiran lebih tinggi, jadi kami akan menyelidiki desa-desa itu terlebih dahulu," kata Hakim Distrik Uttarkashi Ashish Chauhan kepada jaringan berita. "Sampai sekarang, kita tidak bisa memastikan apakah ada pembunuhan wanita di desa-desa ini," tambahnya.
Mr Chauhan meremehkan data tersebut dan menganggap hal itu bukan kejadian mengkhawatirkan. Menurutnya, jenis kelamin dalam proses kelahiran merupakan hal yang kebetulan saja.
Namun, hal ini ditolak aktivis hak-hak perempuan Nivedita Menon. Alasannya, hal ini sangat mencurigakan karena selama ini tidak pernah terdengar bayi gadis yang dilahirkan di begitu banyak desa.






