Wakil Wali Kota Pasuruan Raharto Teno Prasetyo.
KOTA PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kota Pasuruan melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) melaksanakan kegiatan pemantapan forum pembauran kebangsaan. Kegiatan ini merupakan program sebagai wadah informasi, komunikasi, konsultasi dan kerja sama antara warga masyarakat yang diarahkan untuk menumbuhkan, memantapkan, memelihara, serta mengembangkan secara luas.
Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota Pasuruan Raharto Teno Prasetyo Kamis tanggal (12/9) bertempat di Rumah Makan Gedoeng Woloe Kota Pasuruan. Tampak hadir Sekretaris Daerah Kota Pasuruan, Jajaran Forkopimda, Ketua FKUB Kota Pasuruan, OPD terkait, Kepala Kementerian Agama Kota Pasuruan, Camat, Tokoh Agama, serta Tokoh Masyarakat se-Kota Pasuruan.
BACA JUGA:
- Wali Kota Pasuruan Minta Masyarakat Teladani Nabi Ibrahim saat Peringati Idul Adha 2026
- TP PKK Kota Pasuruan Dorong Budaya Hidup Sehat dan Siaga Bencana
- Ikut Rakor TPID, Wali Kota Pasuruan Bahas Pengendalian Inflasi Jelang Idul Adha 2026
- Wakil Wali Kota Pasuruan Ajak Generasi Muda Waspada Bahaya Narkotika
Dalam sambutannya, Wawali Teno mengatakan pembauran kebangsaan ini perlu diperjuangkan dengan sungguh-sungguh, karena hingga saat ini di beberapa daerah masih terjadi konflik antar ras, etnik, agama dan suku bangsa. Menurutnya, konflik yang terjadi akhir-akhir ini dikarenakan perasaan ego yang berlebihan yang diikuti semakin memudarnya rasa toleransi antar umat beragama.
"Kini sikap nasionalisme, patriotisme dan heroisme tidak lagi dengan mengangkat senjata seperti para pejuang kemerdekaan dahulu, tetapi dengan berjuang melakukan pembauran kebangsaan secara bulat, utuh dan menyeluruh dengan segenap hati, jiwa dan raga," tuturnya.
"Mari kita rapatkan barisan, tingkatkan toleransi. Mari kita saling peduli terhadap lingkungan sekitar kita sehingga kota kita tercinta ini semakin kondusif dan bisa menjadi contoh bagi daerah lain. Semoga kegiatan ini dapat memotivasi kita dalam melaksanakan tugas dan pengabdian kepada masyarakat, agama, bangsa dan negara," pungkas wawali.
Adapun peserta dalam kegiatan ini diikuti ratusan orang dari tokoh seni dan budaya, tokoh etnis dan tokoh ras yang ada di Kota Pasuruan. (ard/par/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




