Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat membuka acara dengan melakukan pemukulan gong disaksikan Kepala BKKBN Hasto wardoyo dan Kaper BKKBN Jatim Yenrizal Makmur. foto: istimewa
(Kaper BKKBN Jatim Yenrizal Makmur sedang melakukan penandatanganan MoU kontrak kinerja, disaksikan Kepala BKKBN Hasto Wardoyo)
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa hadir dan didaulat untuk membuka Koren II tersebut. Dalam sambutannya, Khofifah menyatakan bahwa program Kampung KB yang dimiliki BKKBN ini menjadi andalan untuk mengatasi stunting di Jawa Timur.
Selain itu, terkait banyaknya pernikahan usia dini, ia menyarakan harus ada komunikasi antara Kanwil Kemenag dengan kepala Pengadilan Tinggi agama agar bisa terupdate penyebab pernikahan dini tersebut.
Koren II kali ini bertemakan, "Penajaman Kegiatan Prioritas Berbasis Data untuk Percepatan Capaian Kinerja Program dan Anggaran Tahun 2020 sebagai Landasan Awal Pelaksanaan Renstra BKKBN 2020-2024".
Koren II yang dihadiri sebanyak 34 kepala perwakilan (kaper) BKKBN se-Indonesia berikut kepala bidang ini rencananya akan digelar selama lima hari ke depan, mulai Senin-Jumat (16-20/9). (ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




