Setelah diusir oleh warga Desa Kalidilem kurang lebih selama 4 tahun, korban kembali ke desa tersebut lantaran ada kerabatnya yang meninggal. Setelah mengikuti tahlilan di malam hari, korban cangkrukan (begadang-red) dengan beberapa warga.
Saat begadang tersebut, dirinya pamit ke belakang untuk ke kamar mandi. Namun kejadian janggal pun mulai terjadi, di mana korban tak kembali lagi ke tempat tersebut. Benar saja, sekitar pukul 22.45 WIB (Sabtu, 16/11), dirinya ditemukan meninggal dunia di tengah jalan desa dekat tempat tahlilan kerabatnya tersebut dengan luka akibat senjata tajam di leher dan pundak.
Tak berselang lama, Tim Cobra Polres Lumajang pun datang ke lokasi kejadian untuk mengevakuasi jasad korban dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara.
Kapolres Lumajang AKBP Dr. Muhammad Arsal Sahban mengatakan, dari keterangan yang diperoleh di TKP dan beberapa saksi, korban meninggal dunia lantaran dibunuh orang tak dikenal.










