Ahmad Nadir sedang diskusi gayeng bareng warga sambil ngopi di Perumahan Bumi Persada Hijau, Benjeng. foto: ist
Menurutnya, ada sejumlah rekayasa yang bisa dilakukan oleh pemerintah untuk mengatasi banjir selain melakukan normalisasi. Di antaranya, memaksimalkan fungsi anak kali Lamong seperti di daerah Medangan, Kecamatan Benjeng, dan anak Kali Lamong lain.
"Juga bisa dibuatkan penampungan semacam waduk. Sehingga, pada saat musim hujan bisa mengurangi debit air Kali Lamong. Kemudian pada musim kemarau bisa dimanfaatkan untuk irigasi sawah dan kebutuhan warga lain. Saya kira pemerintah mampu melakukannya, tinggal kemauan dan eksekusi saja," terangnya.
Ditanya soal persiapan menghadapi Pilbup Gresik 2020, Nadir mengungkapkan bahwa status dirinya saat ini masih bujangan sama dengan para calon lain yang bakal maju. Sebab, belum ada satu pun yang memiliki pendamping dan mendapatkan rekom partai.
Nadir mengatakan pihaknya siap maju lewat jalur partai maupun independen. "Kalau nanti ada partai politik yang memberangkatkan, saya siap. Kalau tidak ada, ya saya siap maju jalur independen," tuturnya.
Saat ini, tambah Nadir, dirinya sama dengan calon lain, yakni sedang mencari pendamping (pasangan, red). "Pasangan yang saya dambakan adalah yang bisa menambah perolehan suara saya," pungkasnya. (hud/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




