Hari Ibu, Janda Sukati Berharap Dapat Kado Sekolah Gratis Untuk Anak

Meski tak sebanding dengan upah yang dia peroleh, bagi Sukati ini adalah sebuah keberuntungan. Setidaknya bisa menyambung hidup dirinya dan putrinya, Indah Sriwahyuni yang kini duduk di bangku kelas V SD. Apalagi pekerjaan kasar ini bagi dia satu-satunya pilihan untuk bertahan hidup.

"Ya berat bekerja seperti ini, tiap hari kepanasan. Bekerja lainnya endak bisa, bisanya ya seperti ini, mau gimana lagi," akunya.

Tak ada lagi yang bisa dia harapkan untuk membantu membiayai sekolah Indah. Kedua putranya kini sibuk dengan urusan keluarganya masing-masing. Bahkan, pemerintah pun seakan tutup mata. Pasca kenaikan harga BBM bulan lalu, Sukati tak kebagian jatah program simpanan keluarga sejahtera (PSKS) yang digulirkan pemerintah.

"Waktu bagi-bagi uang (PSKS) kemarin, saya tidak dapat. Saya tanya ke perangkat desa katanya tidak terdaftar sebagai penerima," imbuhnya.

Tak banyak yang Sukati harapkan di momen peringatan hari ibu ini. Setidaknya, pemerintah menjamin pendidikan gratis bagi putri terakhirnya hingga jenjang SMA.

"Mudah-mudahan pemerintah menggratiskan biaya sekolah Indah kelak, supaya bisa dapat pekerjaan yang layak. Kalau sekolah disuruh bayar, saya dapat uang dari mana?," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Ditjen Bea Cukai Ditegur Menkeu Terkait Oknum Penjual Pita Rokok':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO