Kondisi korban menggantung di sebuah tali, sebelum dievakuasi.
Sementara itu, Rondi Anwarudin, pemilik angkot mengaku jika dirinya mengenal korban dengan baik. Bahkan selama lima tahun mengoperasikan angkot miliknya, tidak ada masalah sama sekali.
"Tidak pernah ada masalah selama ini. Sudah lima tahun lebih dan setiap setoran juga lancar. Namun korban sempat kasih tahu saya jika sudah dua minggu lebih sakit," beber Udin.
Ia menjelaskan, terakhir berkomunikasi dengan korban melalui telepon sejak dua minggu lalu. Korban diketahui mengirim pesan tengah sakit sesak napas.
Hingga berita ini diturunkan, Polisi tengah melakukan olah TKP untuk mencari tahu sebab kematian korban. Apakah karena bunuh diri dengan gantung diri, melihat dari leher yang terlilit tali, atau karena dugaan lainnya. (asa/rev)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




