Para petugas penyemprot disinfektan sedang bersiap di Taman Surya.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus menggalakkan penyemprotan disinfektan di berbagai titik di Kota Surabaya. Bahkan, penyemprotan itu dilakukan setiap hari dengan menyasar semua kecamatan di Kota Pahlawan.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Eri Cahyadi mengatakan setelah menyelesaikan penyemprotan di lingkungan pemkot, kemudian hari ini penyemprotan disinfektan dilakukan di tiga kecamatan. Yakni Kecamatan Bulak, Kenjeran, dan Semampir. Setiap kecamatan tersebut, memiliki beberapa titik lokasi yang disesuaikan dengan daerah yang akan disentuh, terutama tempat ibadah dan sekolah.
BACA JUGA:
- Revitalisasi Dikebut, 5 Pasar Tradisional Surabaya Ditarget Tuntas Pertengahan Mei 2026
- Bukan Cagar Budaya Asli, Pemkot Surabaya Hapus Status dan Bongkar Fasad Eks Toko Nam
- Pendaftaran Beasiswa Pemuda Tangguh Dibuka, Pemkot Surabaya Fokus Jemput Bola untuk Warga Desil 1-5
- Surabaya Kejar Penunggak Nafkah, Sistem Notifikasi Muncul Otomatis
“Setiap hari kita bagi jadi tiga kecamatan. Hari ini, Kecamatan Bulak ada 40 titik, Kenjeran 93, dan Semampir 140 titik,” kata Eri Cahyadi saat memberangkatkan satgas disinfektan di halaman Taman Surya Surabaya, Selasa (17/3).
Ia menjelaskan, selain tempat ibadah dan sekolah, gedung-gedung publik milik pemkot seperti Convention Hall Jalan Arif Rahman Hakim, Gedung Dharmawanita Jalan Kalibokor juga ikut disemprot. Bahkan, tak ketinggalan taman se-Surabaya juga akan disemprot disinfektan ini. “Tapi khusus sekolah dan masjid kita sentuh per tiga kecamatan dahulu,” paparnya.
Untuk jumlah pertugas yang dikerahkan, totalnya sebanyak 165 orang. Dalam setiap kecamatan terbagi menjadi beberapa tim. "Seperti tim di Bulak yang terdiri dari 5 tim, kemudian Kenjeran terdiri dari 10 tim. Lalu Semampir ada 17 tim. Total semuanya ada 165 tim,” ungkapnya.
Produksi dan Bagikan Hand Sanitizer Gratis
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, Febria Rachmanita mengatakan, penyemprotan disinfektan ini dengan tujuan agar mengurangi bahaya mikroorganisme, khususnya di lingkungan kerja.
“Sementara ini di lingkungan kerja pemerintah kota, sekitar Taman Surya dan Jalan Jimerto. Selain itu, di rumah ibadah, masjid-masjid, Gereja, Pura, itu sudah kita lakukan,” kata Feny sapaan lekatnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




