TUBAN, BANGSAONLINE.com - Kasus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang meninggal dunia di Kabupaten Tuban terus meningkat. Kini total menjadi 4 orang PDP di Tuban yang meninggal dunia.
Terbaru, seorang laki-laki (48) asal Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban dinyatakan PDP dan meninggal dunia seat menjalani perawatan medis di RSUD Dr. R. Koesma.
BACA JUGA:
- 5 Kloter Jemaah Haji Tuban Tiba Besok, Berikut Jadwal dan Aturan Penjemputannya
- BMKG Tuban Peringatkan Gelombang Laut Capai 2,5 Meter, Nelayan Diminta Waspada
- Digugat ke Pengadilan, BNI Cabang Tuban Diduga Alihkan Sertifikat Jaminan Tanpa Persetujuan Pemilik
- DPRD Tuban Dorong Penguatan Gerakan Literasi, Soroti Minimnya Pemahaman Demokrasi Pelajar
Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Tuban, Hery Prasetyo saat dikonfirmasi, Rabu (29/4) mengatakan, PDP berusia 48 tahun tersebut masuk RSUD Dr. R. Koesma pada 28 April 2020 sekitar pukul 07.00 WIB. Selama perawatan, pasien didiagnosa pneumonia berat oleh pihak medis.
"Namun, sekitar pukul 20.15 WIB PDP tersebut meninggal dunia," ujar Hery, begitu sapaan akrabnya.
Hery menambahkan, hasil rapid test yang bersangkutan negatif dari virus Covid-19. Sedangkan untuk swab test belum sempat dilakukan karena keburu meninggal duluan.
Jenazah akan dilakukan pemulasaran di rumah sakit dan diberangkatkan ke Surabaya. "Sekitar pukul 13.00 WIB jenazah diberangkatkan ke Surabaya untuk dikremasi, karena almarhum beragama budha," pungkasnya.
Karena profesinya sebagai penjual pakan udang, ia dimungkinkan mempunyai riwayat kontak dengan warga lainnya.
Terkait hal ini, Hery mengimbau masyarakat agar selalu mematuhi aturan pemerintah. Selalu menjaga pola hidup bersih dan sehat, serta physical distancing. "Jangan lupa selalu cuci tangan pakai sabun dan bermasker jika keluar rumah," paparnya. (wan/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




