Sabtu, 16 Januari 2021 02:55

​Usai Salat Malam untuk Covid-19, Kiai Asep Pimpin Tahlil 75 Tahun Wafatnya Hadratussyaikh

Jumat, 01 Mei 2020 11:23 WIB
Editor: MA
​Usai Salat Malam untuk Covid-19, Kiai Asep Pimpin Tahlil 75 Tahun Wafatnya Hadratussyaikh
Para kiai saat mengikuti salat malam yang dipimpin Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim di Masjid Raya KH Abdul Chalim Pacet Mojokerto Jawa Timur, Kamis (30/4/2020). foto: MA/ BANGSAONLINE.COM

MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Prof Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim, M.Ag, memimpin tahlil 75 tahun wafatnya Hadratussyaikh KHM Hasyim Asy’ari, pendiri Nahdhatul Ulama (NU) dan Pesantren Tebuireng Jombang, Kamis (30/4/2020) malam. Tahlil untuk Hadratussyaikh itu berlangsung di Masjid Raya KH Abdul Chalim Pondok Pesantren Amanatul Ummah Pacet Mojokerto Jawa Timur.

“Hari ini tanggal 7 Ramadhan. Hadratussyaikh Kiai Haji Hasyim Asy’ari wafat tanggal 7 Ramadhan. Hadratussyaikh adalah Rais Akbar Syuriah PBNU. Mari kita tahlil. Juga kepada semua pengurus PBNU pertama. Kiai Ahmad Dahlan Wakil Rais Akbar, Kiai Wahab Hasbullah Katib Syuriah PBNU, Kiai Abdul Chalim abah saya, Katib Tsani Syuriah PBNU, Kiai Usman, dan kiai yang lain,” ajak Kiai Asep Saifuddin Chalim kepada para kiai, mahasiswa dan santri Amanatul Ummah.

Tahlil pun bergemuruh. Sekitar 300 orang ikut tahlil, terdiri dari para kiai, mahasiswa, dosen, guru dan santri Amanatul Ummah. Mereka mengikuti tahlil secara khusuk di area masjid dengan tempat berbeda karena disekat-sekat sesuai protokol Covid-19. Ada yang bertempat di beranda kanan masjid, beranda kiri masjid, dan di tangga atas, di samping para kiai dari berbagai daerah Jawa Timur yang berada dalam masjid. Santri putri juga ada yang berada di barisan paling belakang, di samping di beranda luar masjid.

Sebelumnya Kiai Asep memimpin salat tarawih. Kemudian dilanjutkan salat malam memohon virus corona segera dilenyapkan dari bumi Indonesia dan semua negara. Lalu istighatsah. Juga untuk memohon kepada Allah SWT agar covid -19 lenyap. “Insyaallah lenyap,” kata kiai pendiri dan pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah Surabaya dan Pacet Mojoketo itu.

Istighatsah itu diakhiri doa yang dipimpin para kiai secara bergantian. Antara lain: KH Jamaluddin, Rais Syuriah PCNU Probolinggo, KH Abdul Adzim Alwi, Rais Syruaih PCNU Mojokerto, Syaikh Barkawi dari Mesir (guru tugas Amanatul Ummah), Habib Ali (Probolinggo), KH Ja’far Shodiq (Ponorogo) dan Kiai Asep sendiri. Tampak hadir para kiai lain.

Salat malam untuk virus corona ini sudah digelar untuk keempat kalinya. Sebelumnya salat malam dan istighatsah itu pada nisfu sya’ban di lingkungan Pondok Pesantren Amanatul Ummah Jalan Siwalankerto Utara Surabaya, Rabu (8/4/2020) malam. Kemudian salat malam itu digelar lagi pada Kamis (16/4/2020) malam, juga di lingkungan Pondok Pesantren Amanatul Ummah Surabaya. Lalu pada tanggal 23 April 2020, Kamis malamm juga di Pondok Pesantren Amanatul Ummah Surabaya.

Kali ini salat malam dan istighatsah itu digelar di Masjid Raya KH Abdul Chalim Pacet Mojokerto. “Saya sekarang agak jarang ke Surabaya,” tutur Kiai Asep.

Pada bulan Ramadan, kegiatan ketua umum Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) ini memang fokus pada pengajian di pesantren yang dipimpinnya. Pukul 16.00 WIB atau sehabis salat Ashar, Kiai Asep mengaji kitap Mukhtarul Ahadits yang diikuti para mahasiswa dan santrinya. Acara ngaji Hadits ini berlangsung di Masjid Raya KH Abdul Chalim dengan disiarkan lewat channel YouTube.

Acara ngaji Kiai Asep tidak hanya di Masjid Raya KH Abdul Chalim. Tapi juga digelar di Kampus Institut KH Abdul Chalim (IKHAC).

Pada pukul 3.15 menjelang pagi, Kiai Asep mengaji lagi. Juga diikuti para mahasiswa dan santrinya.

Usai salat jamaah Subuh Kiai Asep kembali mengaji untuk para mahasiswa dan santrinya. “Sampai terbit matahari,” jelas Kiai Asep kepada BANGSAONLINE.com.

Selain Mukhtarul Ahadits, Kiai Asep juga mengaji kitab tasawuf yaitu Al-Hikam, karya klasik Syaikh Ibnu Athaillah. “Selama satu minggu saya lima hari mengaji untuk santri dan mahasiswa,” katanya.

Sementara untuk waktu dua hari dalam seminggu pengajian kitab diganti para ustadz Amanatul Ummah, antara lain, Dr Muhiburrohman, Rektor IKHAC yang juga menantu Kiai Asep, Muhammad Barra (Gus Bara), Ketua Yayasan Amanatul Ummah yang tak lain anak tertua Kiai Asep, dan Dr Afif Zamroni, menantu Kiai Asep. (MA)  

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Senin, 11 Januari 2021 16:42 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Kerusuhan politik yang dilakukan pendukung fanatik Presiden Donald Trump menelan banyak korban jiwa. Setidaknya, empat pendukung Trump dan dua polisi dikabarkan meninggal dunia terkait aksi demo anarkis di Gedung Cap...
Jumat, 15 Januari 2021 23:19 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*50. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa kaana mina aljinni fafasaqa ‘an amri rabbihi afatattakhidzuunahu wadzurriyyatahu awliyaa-a min duunii wahum lakum ‘aduwwun bi/sa lil...
Sabtu, 26 Desember 2020 12:03 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...