Ilustrasi penanganan pasien Covid-19.
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Update data perkembangan Covid-19 Kabupaten Kediri tanggal 23 Mei 2020, terdapat 5 tambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19.
Demikian disampaikan oleh Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kediri, dr. Ahmad Chotib, dalam rilisnya, Sabtu (23/5).
BACA JUGA:
- Ini Bantahan Dandim 0809 Kediri soal Viralnya Video Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih
- Halaqah Keuangan Haji Kediri: Strategi BPKH Optimalkan Dana Jemaah dan Solusi Pangkas Antrean
- Wali Kota Kediri Berangkatkan 1.100 Pekerja Hadiri Peresmian Museum Marsinah di Nganjuk
- Operasi 'Jumat Gaul' di Kabupaten Kediri, Empat Pelanggar Lalin dan Kerumunan Pemuda Ditertibkan
Menurut dr. Chotib, kelima tambahan kasus positif Covid-19 tersebut yaitu, 1 orang warga Desa Banjarejo, Kecamatan Ngadiluwih; 1 orang warga Desa Sidorejo, Kecamatan Pare; 1 orang warga Desa Sumberbendo, Kecamatan Pare; 1 orang warga Desa Padangan, Kecamatan Kayen Kidul; dan 1 orang warga Desa Janti, Kecamatan Papar.
"Perlu kami sampaikan, bahwa warga Desa Sidorejo Kecamatan Pare telah meninggal dunia sebelum hasil swab-nya keluar. Sebelumnya pasien tersebut dirawat di RS HVA Tulungrejo Pare. Untuk warga Desa Banjarejo Kecamatan Ngadiluwih dan warga Desa Janti Kecamatan Papar, saat ini dirawat di RS Bhayangkara Kediri. Sedangkan 2 orang lainnya melakukan isolasi mandiri serta dalam pengawasan tenaga medis," terang dr. Chotib.
Dalam kesempatan ini, ia juga menyampaikan satu pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dari Desa Cerme, Kecamatan Grogol yang selama ini melakukan isolasi mandiri, telah sembuh. Dari pemeriksaan laboratorium, hasil swab yang dilakukan pada pasien tersebut terkonfirmasi negatif.
"Dengan demikian, saat ini terdapat 79 kasus positif Covid-19 di Kabupaten Kediri, dengan rincian 65 orang dirawat, 6 orang sembuh, dan 8 orang meninggal," pungkas dr. Chotib. (uji/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




