Jumat, 04 Desember 2020 15:21

Usai Diresmikan, Gedung Isolasi Covid-19 Lamongan Langsung Dihuni 31 Pasien

Jumat, 19 Juni 2020 13:23 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Nur Qomar
Usai Diresmikan, Gedung Isolasi Covid-19 Lamongan Langsung Dihuni 31 Pasien
Direktur RSUD de Soegiri dr Chaidir Annas (kanan) saat mendampingi Bupati Lamongan Fadeli melihat ruang isolasi.

LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Gedung isolasi, observasi terhadap penyakit infeksi emerging Virus Corona di Kabupaten Lamongan yang diresmikan secara virtual oleh Kepala BNPB, Letjen TNI Doni Monardo dan juga diikuti Wakil Menteri PUPR, John Wempi Wetipo, Kamis (18/6) langsung dihuni 31 pasien.

Direktur RSUD dr Soegiri Lamongan, dr Chaidir Annas dikonfirmasi BANGSAONLINE.com Jumat (19/6) mengatakan, pasien Covid-19 yang selama ini dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Soegiri Lamongan dipindahkan ke ruang isolasi darurat Covid-19, yang hanya berjarak sekitar 100 meter. Tepatnya, ada di Utara jalan depan RSUD dr Soegiri Lamongan.

"Ada sebanyak 31 Pasien Covid-19 yang sekarang menghuni ruang isolasi Covid-19, karena yang ada di RSUD dr. Soegiri kita pindah dan tempat yang di RSUD dr. Soegiri akan disterilkan," ujar dia.

Dijelaskan Annas, pemindahan pasien Covid-19 tersebut harus segera dilakukan untuk memberikan penanganan yang lebih maksimal di tempat yang memang khusus untuk perawatan pasien Covid-19.

"Peralatannya lebih lengkap dan lebih steril. Jadi, paling tidak pasien cepat sembuh dan yang kedua tidak menular kepada yang lain, karena tempatnya steril," terang dia.

Setelah pasien Covid-19 dipindahkan, selanjutnya RSUD dr. Soegiri akan diprioritaskan untuk merawat pasien umum atau reguler. Pasien umum dan pasien positif virus Corona dibedakan. Sehingga yakin, dengan tempat khusus ini akan bisa meminimalkan tingkat penularan kepada masyarakat yang lain.

Ditambahkan Annas, untuk pasien Covid-19 yang menjalani isolasi di Rusunawa dan Puskesmas Karangkembang Babat tidak dipindahkan. Jumlahnya di Rusunawa ada 28, di Karangkembang ada 11.

"Yang ada di Rusunawa kondisinya sudah baik, tinggal menunggu waktu sembuh, sudah tidak memerlukan peralatan medis yang berlebihan," pungkasnya. (qom/ns)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Selasa, 01 Desember 2020 16:52 WIB
PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com – Meletusnya Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, tidak mengakibatkan kenaikan material vulkanik di Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo.Namun demikian, status Gunung Bromo tetap level II atau waspada. Sehingga pengunju...
Sabtu, 28 November 2020 22:34 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Nahdlatul Ulama (NU) punya khasanah (bahasa) baru: Neo Khawarij NU. Istilah seram ini diintroduksi KH Imam Jazuli, LC, MA, untuk mestigmatisasi kelompok kritis NU: Komite Khittah Nahdlatul Ulama (KKNU). Khawarij ...
Rabu, 02 Desember 2020 21:44 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*39. walawlaa idz dakhalta jannataka qulta maa syaa-a allaahu laa quwwata illaa biallaahi in tarani anaa aqalla minka maalan wawaladaanDan mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan ”Masya Allah, ...
Kamis, 03 Desember 2020 15:46 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, dosen Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wonocolo Surabaya. Silakan kirim...