Selasa, 14 Juli 2020 06:52

​Dosa Besar Sujud kepada Manusia, Gus Fahmi Minta Bu Risma Tak Mengulangi

Senin, 29 Juni 2020 21:25 WIB
Editor: MMA
​Dosa Besar Sujud kepada Manusia, Gus Fahmi Minta Bu Risma Tak Mengulangi
KH Fahmi Amrullah Hadzik (Gus Fahmi). foto: tebuireng online

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - KH. Fahmi Amrullah Hadzik minta Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (Risma) tidak mengulangi kebiasaannya sujud ke kaki manusia. “Tidak sepantasnya seseorang bersujud di kaki orang lain dengan alasan apapun,” tegas Gus Fahmi - panggilan akrab KH. Fahmi Amrullah Hadzik - kepada BANGSAONLINE.com, Senin (29/6/2020) malam.

Kepala  Pondok Putri Tebuireng Jombang Jawa Timur itu menegaskan bahwa manusia sujud kepada sesama manusia hukumnya haram, bahkan dosa besar, jika dimaksudkan penghormatan.

“Sedangkan kalau dimaksudkan untuk menyembah (manusia) malah syirik,” tegas Gus Fahmi. Syirik adalah menyekutukan Tuhan yang sangat dilarang dalam agama Islam.

Gus Fahmi lalu memberi contoh sikap tegas Hadratussyaikh KHM Hasyim Asy’ari, pendiri Nahdlatul Ulama (NU) dan Pesantren Tebuireng, yang juga pejuang kemerdekaan Republik Indonesia dan ditetapkan sebagai pahlawan nasional oleh pemerintah.

(Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat sujud di kaki dr Sudarsono. foto: ist)

“Hadrassyaikh saja melarang bangsa Indonesia melakukan seikerei pada zaman Jepang karena menyerupai ruku’ dalam salat. Bisa mengarah kepada kesyirikan,” kata Gus Fahmi. Seikerei adalah penghormatan kepada dewa matahari yang dilakukan penjajah Jepang dengan cara membungkukkan badan mengarah pada matahari terbit.

Gus Fahmi lalu mengutip Hadits Nabi Muhammad SAW. “Sabda Rasulullah SAW, seandainya sujud kepada makhluk itu boleh, niscaya aku perintahkan seorang istri besujud kepada suaminya,” kata Gus Fahmi.

Karena itu Gus Fahmi minta Bu Risma menghentikan kebiasaan sujud di kaki manusia karena dilarang agama Islam. “Semoga Bu Risma tidak mengulangi hal-hal seperti itu dan semoga itu hanya spontanitas beliau,” harap cucu Hadratussyaikh KHM Hasyim Asy’ari itu.

Seperti diberitakan, kini viral video Risma sujud di kaki dokter Sudarsono. Ia bersujud dan menangis di hadapan sejumlah dokter, saat audiensi dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Surabaya di Balai Kota, Senin (29/6/2020).

Peristiwa itu bermula dari keluhan dokter Sudarsono, yang merupakan Ketua Tim Pinere (Penyakit Infeksi Emerging dan Remerging) RSUD dr. Soetomo Surabaya, tentang membeludaknya RS karena pasien covid-19.

(Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat sujud di kaki dr Sudarsono. foto: ist)

Dokter tersebut menyatakan, salah satu penyebab membeludaknya rumah sakit karena banyak warga yang tidak mematuhi protokol kesehatan.

Risma sontak mendekati dokter tersebut dan bersujud di kakinya. Sambil tersedu Risma menyatakan bahwa pihak Pemkot Surabaya tidak memiliki akses untuk berkomunikasi dengan RS dr. Soetomo, yang berada di bawah kewenangan Pemprov Jawa Timur.

"Kami tidak bisa masuk Rumah Sakit dr. Soetomo pak, kami bisa kalau rumah sakit yang lain. Kalau Bapak nyalahkan kami, kami enggak terima, kami tidak bisa masuk di sana," ujar Risma yang mengungkapkan kekesalannya di hadapan dokter.

Usai dibujuk sejumlah orang yang hadir, Risma kembali berdiri dan melanjutkan audiensi. dr. Sudarsono pun melanjutkan permohonannya kepada Pemkot Surabaya agar bisa melakukan mediasi untuk mencari solusi terkait penanganan Covid-19 di RS dr. Soetomo.

Risma bukan kali ini saja sujud di kaki manusia. Sebelumnya saat acara pertemuan dengan para takmir masjid pasca-teror bom di Surabaya tahun 2018, Risma juga mencium kaki salah satu takmir sambil menangis. Peristiwa itu terjadi saat Muhammad Tohir, salah satu takmir masjid, protes tulisan di undangan acara tersebut. "Apa ada yang salah dengan kami sehingga para takmir perlu dibina," kata Muhammad Tohir. Risma lalu meminta maaf turun menghampiri tempat duduk salah satu takmir itu. "Saya minta maaf karena undangan itu mendadak. Situasi Surabaya seperti ini. Tadi saya juga kumpulkan semua kepala sekolah," ucap Risma.
 

Begitu juga saat acara dengan Grup Astra Surabaya. "Kalau boleh saya diberikan kesempatan, saya akan sujud di depan bapak atau ibu sekalian, karena saya terima kasih sekali. Kaki saya tidak kuat,” kata Wali Kota Risma di sela-sela membacakan sambutan, Kamis (2/1/2020). Ia pun langsung sujud. (tim)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Jumat, 10 Juli 2020 21:04 WIB
Oleh: Ibnu Rusydi Sahara*“Sampean dari Surabaya?” Teman saya kerap menerima pertanyaan itu, manakala turun dari bus antarkota yang membawanya dari Surabaya di beberapa kota di Jawa Timur. Yang bertanya tukang ojek. Yang biasa mangkal di sep...
Senin, 13 Juli 2020 23:23 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 13 Juli 2020 22:40 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...