KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Bagi ibu-ibu yang biasa berbelanja di pasar pasti menemui sesuatu yang berbeda sekarang. Ya, sejak dibukanya kembali Pasar Pahing Senin lalu, semua pasar di Kota Kediri menerapkan protokol kesehatan yang lumayan ketat bagi para pedagang maupun pengunjung pasar.
Selain penyediaan fasilitas cuci tangan di beberapa titik dan pemeriksaan suhu tubuh, ada yang unik yang dilakukan oleh PD Pasar Kota Kediri selaku pengelola pasar di Kota Kediri. Seperti yang terlihat hari ini, Jumat (17/7). Di Pasar Pahing mereka menggunakan tenaga pemungut retribusi untuk sekaligus menjadi “motor ledang” pesan-pesan protokol kesehatan covid.
Baca Juga: Pj Wali Kota Zanariah Harap PGRI Kota Kediri Semakin Solid Majukan Mutu Pendidikan
Caranya, setiap kali berkeliling pasar untuk memungut retribusi, para petugas ini sekaligus membawa pengeras suara yang telah diisi dengan rekaman pesan protokol kesehatan. Pengeras suara itu lalu dikalungkan di pundak dan dibawa para petugas retribusi keliling di setiap sudut pasar. Tak hanya di Pasar Pahing, ledang lokal juga dilakukan di Pasar Banjaran, Setonobetek, dan Pasar Centong.
Direktur Utama Perumda Pasar Joyoboyo Kota Kediri, M. Ihwan Yusuf mengatakan pihaknya memang meminta bantuan dari Dinas Kominfo terkait rekaman pesan-pesan protokol kesehatan covid.
“Rekaman ini kami memang minta dari Diskominfo. Kebetulan mereka sudah ada yang sebelumnya dipakai untuk ledang. Jadi kami pakai itu untuk memberikan informasi kepada para pedagang maupun pengunjung pasar,” kata Ihwan.
Baca Juga: Pj Wali Kota Kediri Beri Arahan ke Peserta Uji Kompetensi
Agar pesan dapat tersampaikan ke seantero sudut pasar, menurut Yusuf, pihaknya sengaja memberdayakan penarik petugas retribusi sekaligus membawa toa. "Jadi selain berkeliling menarik retribusi, juga menyiarkan woro-woro-nya. Kalau pakai toa juga biar lebih personal. Njagani juga kalau ada pedagang yang bertanya-tanya.
Sementara di beberapa pasar, sosialisasi juga dilakukan dengan memutar video dengan memanfaatkan televisi yang ada di dalam pasar. Seperti Pasar Banjaran dan Setonobethek. Salah satu pedagang di Pasar Pahing, Bu Har mengaku senang dengan adanya rekaman suara ini.
“Lumayan, jadi kayak mendengarkan radio gitu. Lha itu suara mbaknya juga merdu,” ujar perempuan penjual serundeng ini.
Baca Juga: Pj Wali Kota Kediri Tekankan Pentingnya Menjaga Lingkungan Sejak Dini saat World Clean Up Day 2024
Menurutnya, sejak adanya rekaman suara ini para pedagang lebih tertib untuk memakai masker. “Ya daripada diingatkan sama mantri pasar atau dari pak Satpol, enak ini saja,” ujarnya tertawa.
Dengan adanya aksi ledang dan pemutaran video diharapkan bisa memberikan edukasi yang benar dan terus menerus kepada para pedagang maupun pengunjung pasar. Dan penerapan protokol kesehatan tidak hanya dilakukan selama di pasar saja tapi juga ketika mereka sudah berada di rumah. Dengan begitu, angka pertambahan kasus covid kluster pasar dapat lebih ditekan. (uji/ns)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News