Tampak dr. Nova Rama Putra saat memasangkan masker kepada warga di lingkungan Pasar Klampis, Rabu (19/8/2020). (foto: ist).
BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Upaya sosialisasi serta pencegahan penularan Covid-19 di lingkungan masyarakat terus dilakukan oleh berbagai pihak. Kali ini, Bhayangkari Cabang Bangkalan bersama Polwan dan PKK setempat melakukan pembagian masker di lingkungan Pasar Klampis Kabupaten Bangkalan, Rabu (19/8/2020).
"Ini adalah bentuk upaya kami untuk terus memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menggunakan masker saat berkegiatan di luar rumah di masa pandemi Covid-19," ujar dr. Nova Rama Putra, Ketua Bhayangkari Bangkalan.
BACA JUGA:
- Diduga Tilap Uang Rp1,2 Juta, Mantan Karyawan Klinik di Bangkalan Ngaku Diminta Bayar Rp200 Juta
- ABK Kapal Kargo Ditemukan Tewas Terapung di Perairan Bangkalan
- Polres Bangkalan Ringkus 5 Mafia Solar, Berawal dari Tumpahan Minyak yang Resahkan Warga
- Perempuan Paruh Baya di Bangkalan Tewas, Anak Tiri Jadi Tersangka
"Selain itu, ini juga dalam rangka memperingati HUT Polwan ke-72 dan giat Tim Bhayangkari," tambahnya.
Sementara itu, Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra mengatakan, pembagian 1.000 masker gratis ini menjadi wujud implementasi dari Inpres Nomor 6 Tahun 2020 tentang mematuhi protokol kesehatan Covid-19.
Apalagi, saat ini pihak Pemerintah Kabupaten Bangkalan tengah merevisi kajian tentang Perbup Nomor 46 tentang pelanggaran bagi masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan, salah satunya tidak menggunakan masker akan dikenakan sanksi denda.
"Semoga dengan imbauan yang selalu kami berikan ini, menjadikan masyarakat terbiasa dengan menggunakan masker saat beraktivitas," ujarnya.

Abdul Malik, Camat Klampis mengungkapkan, pihaknya sangat mendukung kegiatan positif dari pihak kepolisian dalam mencegah penyebaran Covid-19, seperti halnya kegiatan Jatim Bermasker ini.
Menurutnya, saat ini masyarakat Klampis sudah mulai sadar akan pentingnya menggunakan masker. "Saya berharap, masyarakat dapat menggunakan masker untuk mengurangi penyebaran Covid-19," pungkasnya. (ida/uzi/zar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




