Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat menyerahkan secara simbolis Bantuan Modal Dana Bergulir masing-masing Rp 30 juta kepada tiga UMKM industri makanan acara Expose Produk Olahan Makanan Non Beras di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu (19/8). foto: ist/ bangsaonline.com
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa secara simbolis menyerahkan Bantuan Modal Dana Bergulir sebesar masing-masing Rp 30 juta kepada tiga UMKM industri makanan di Jawa Timur.
“Baru 30 UMKM yang terverifikasi untuk mendapat pinjaman dengan bunga 3 persen. Tapi yang lainnya saya harap bisa segera menyusul,” kata Gubernur Khofifah pada acara Expose Produk Olahan Makanan Non Beras di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu (19/8).
BACA JUGA:
- Tarif Pajak UMKM 0,5 Persen Resmi Jadi Kebijakan Tetap
- Gubernur Khofifah Lantik 65 Kepala Sekolah, Minta Prestasi Pendidikan Jatim Terus Ditingkatkan
- Jawa Timur Pertahankan Prestasi Tertinggi SNBP dan SNBT 2026
- Sambut Kepulangan Kloter Pertama Jemaah Haji dari Jawa Timur, Khofifah Apresiasi Layanan Imigrasi

Gubernur Khofifah menuturkan, Pemprov Jatim telah menyiapkan total dana sebesar Rp 900 juta, yang rencananya akan dibagikan ke 30 UMKM di seluruh Jatim. Pemprov Jatim melalui Dinas Pertanian akan melakukan seleksi menyeluruh, untuk kemudian ditentukan 30 UMKM yang berhak menerima bantuan modal sebesar Rp 30 juta. Tetapi skema lain yang disiapkan untuk mendorong permodalan UMKM sekitar 290 Miliar.
“Kita berharap UMKM Jatim bisa cepat bangkit, karena kontribusinya ke PDRB sampai 54 persen,” ungkapnya optimis.
Tiga UMKM yang berkesempatan menerima langsung adalah UMKM UD Artha Jaya dari Kabupaten Kediri, UMKM Djeng Dewi dari Kabupaten Ngawi, dan UMKM Sumerkar Pratiwi dari Kabupaten Tuban.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




