“Mahasiswa harus menganalisis situasi yang ada pada lingkungan tempat tinggalnya, agar dapat memberikan dan membuat kegiatan yang terlihat dan berdampak positif selama masa pandemi ini,” katanya.
Salah satu mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 yang menjalani KKN adalah Dwi Jaya Prasetito. Ia melaksanakan sejumlah kegiatan pengabdian di lingkungan tempat tinggalnya, yakni Perum Nirwana Asri RW 05 Desa Kemasan, Kecamatan Krian, Sidoarjo.
Kegiatan yang disusun selama KKN menyesuaikan tema yang diusung, yakni “Kampung Tangguh Pemutusan Rantai Penyebaran Covid-19”. Antara lain, dengan menyosialisasikan protokol kesehatan melalui spanduk dan poster yang dipasang di tempat fasilitas umum seperti musala, pos, atau tempat berkumpul warga lainnya. Dwi juga membuat tempat cuci tangan atau wastafel portabel yang kemudian didistribusikan ke kampungnya sebagai implementasi Kampung Tangguh.











