Rakor stakeholder dalam rangka Pengawasan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati. foto: HERMAN/ BANGSAONLINE
TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Asisten I Pemerintah Kabupaten Trenggalek Bidang Pemerintahan Widarsono berharap tidak ada klaster baru Covid-19 di pelaksanaan Pilkada Serentak 2020.
"Di bulan Desember nanti tepatnya tanggal 9 Desember ada pilkada serentak yang diikuti 19 kabupaten/kota di Jawa Timur ini. Jangan sampai muncul klaster baru (khususnya di Kabupaten Trenggalek)," kata Widarsono usai mengikuti rapat koordinasi stakeholder dalam rangka pengawasan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek Tahun 2020 di Hotel Hayam Wuruk Trenggalek, Kamis (16/9).
BACA JUGA:
- Pemkab Trenggalek Minta Pelaksana PSN Dam Perbaiki Jalan Ngares-Bendungan Bagong
- Peringati Hari Buruh, Pemkab Trenggalek Tanam 2.500 Pohon Bersama Pekerja dan Pengusaha
- Bupati Trenggalek Dukung Program Swasembada Pangan Berbasis Sekolah
- Hadapi Ancaman Kekeringan, Pemkab Trenggalek Siapkan Teknologi Penghasil 40 Liter Air per Malam
Menurutnya, agar tidak terjadi klaster baru dalam pelaksanaan pilkada nanti, maka langkah yang akan ditempuh oleh Pemkab Trenggalek adalah fokus pada penanganan serta memutus mata rantai Covid-19 dengan cara menyosialisasikan pada seluruh elemen masyarakat.
Untuk memutus mata rantai tersebut, lanjut Widarso, masyarakat diharapkan displin dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes) Covid-19. Yaitu disiplin menggunakan masker, disiplin cuci tangan, dan displin jaga jarak.
Ia juga berpesan kepada masyarakat yang hendak menyalurkan hak pilihnya, agar mematuhi protokol kesehatan Covid-19. Salah satunya menggunakan masker saat datang ke TPS (Tempat Pemungutan Suara).
Selain itu, seperti yang telah dibicarakan sebelumnya dengan KPU, disebutkan bahwa nanti akan disediakan tempat cuci tangan di tiap TPS. Soal mekanisme mencelupkan jari ke tinta setelah mencoblos akan mengalami perbedaan.
"Jika dulu setelah orang itu mencoblos biasanya mencelupkan jarinya ke tinta, untuk pilkada nanti beda. Mereka yang sudah mencoblos maka petugas akan memberikan tetesan tinta pada jari si pemilih itu," jelasnya. (man/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





