Jumat, 30 Oktober 2020 09:37

Produk UMKM Masuk Minimarket, Bupati Jombang Launching ​Sentra Industri Tape Ketan Hijau

Selasa, 22 September 2020 16:33 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Aan Amrulloh
Produk UMKM Masuk Minimarket, Bupati Jombang Launching ​Sentra Industri Tape Ketan Hijau
Bupati Jombang Launcing Sentra Industri Tape Ketan Hijau Desa Kadawung. (foto: ist).

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Di tengah pandemi Covid-19, industri tape ketan hijau dari Desa Kedawung, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang mulai bangkit.

Saat ini, desa tersebut dikukuhkan sebagai Sentra Industri Tape Ketan Hijau. Bahkan, produk tersebut sudah bisa masuk ke minimarket-minimarket di Kabupaten Jombang.

Launching Sentra Industri Tape Ketan Hijau ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Jombang, Mundjidah Wahab. Acara tersebut juga diikuti oleh Anggota Komisi B DPRD Jatim Ahmad Athoillah, Pimpinan Cabang PT Indomarco Prismatama Lukman Suroko, dan sejumlah forpimcam.

Kepala Desa Kedawong, Anton Kaharuddin mengatakan, industri tape ketan hijau ini sudah ada sejak dahulu. Bahkan, bukan hanya di Desa Kedawong saja, melainkan di tempat lain juga ada.

“Alhamdulillah, sejak Senin kemarin tape ketan hijau sudah masuk ke Indomaret. Mudah-mudahan, UMKM di desa ini bisa bangkit di tengah pandemi,” ucapnya, Selasa (22/9/2020).

Anton berharap, dengan bantuan masuk ke pasar modern ini, dapat meningkatkan omzet para pelaku UMKM di desanya. Serta, para pelaku UMKM sentra tape ketan hijau juga berkomitmen untuk menjaga kualitas produk.

“Karena masuk ke pasar modern ini, kami minta para pelaku industri tape ketan hijau juga berkomitmen menjaga kualitas produk, sehingga bisa bersaing dengan produk-produk lainnya,” imbuhnya.

Hal senada diutarakan Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur, Ahmad Athoillah. Dirinya juga mengapresiasi langkah dari pihak PT Indomarco terhadap UMKM tape ketan hijau. Menurutnya, dengan demikian produk-produk hasil UMKM bisa dipasarkan dan dinikmati masyarakat. Namun ia meminta agar produk UMKM ini tidak diletakkan di belakang atau di tengah saja.

“Kalau bisa di depan dan diberi tulisan bahwa ini adalah produk UMKM Jombang. Dengan begitu juga menambah kebanggaan bagi pelaku UMKM,” tuturnya.

Masih menurut pria yang akrab disapa Mas Atho’ ini, Pemprov Jatim telah menyediakan program Dana Bergulir untuk UMKM dan pelaku usaha lainnya sebesar 450 miliar rupiah untuk tahun 2020 ini. Dengan program ini, diharapkan mampu dimanfaatkan dengan baik oleh para pelaku UMKM.

“Di Jatim 54 persen adalah pelaku usaha UMKM. Di masa pandemi ini UMKM bisa menjadi ketahanan ekonomi nasional,” tukasnya.

Sementara itu, Bupati Jombang, Mundjidah Wahab juga mengatakan, Pemkab Jombang mendorong UMKM dan pelaku usaha kecil lainnya untuk bangkit di masa pendemi ini. Oleh karena itu, masing-masing desa harus memiliki inovasi-inovasi sebagai desa mandiri.

“Ke depan tidak hanya tape ketan hijau saja tapi juga produk-produk UMKM lainnya yang masuk Indomaret,” tuturnya.

Para pelaku UMKM, lanjut bupati, dapat mengakses program Dana Bergulir dari Pemprov Jatim sebesar 450 miliar rupiah tersebut. Dengan demikian tidak bergantung kepada rentenir dalam akses permodalan.

“Tadi dari sambutan Komisi B DPRD Jatim, bisa diakses permodalan bagi UMKM, biar nanti tidak mengandalkan rentenir yang bunganya memberatkan,” jelasnya.

Pemkab Jombang juga bekerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi di Jawa Timur untuk melakukan pendampingan. Dengan demikian, inovasi-inovasi masing desa dapat cepat dan tepat.

“Pendampingan ini melakukan pemetaan potensi serta langkah-langkah yang harus diambil agar inovasi desa bisa cepat dan tepat,” pungkas Mundjidah.

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 28 Oktober 2020 18:30 WIB
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Selama ini, masyarakat jamak mengetahui khasiat minyak kayu putih dipakai sebagai penghilang masuk angin atau perut kembung. Jarang atau belum banyak yang tahu kalau minyak tersebut berasal dari sebuah tanaman kayu putih. ...
Senin, 12 Oktober 2020 19:15 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) minta para kepala daerah meniru Jawa Timur dan Sulawesi Selatan dalam menangani Covid-19. Dua provinsi tersebut – menurut Jokowi - mampu menekan angka kasus Covid-19."Saya mencata...
Kamis, 22 Oktober 2020 10:40 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*34. wakaana lahu tsamarun faqaala lishaahibihi wahuwa yuhaawiruhu anaa aktsaru minka maalan wa-a’azzu nafaraandan dia memiliki kekayaan besar, maka dia berkata kepada kawannya (yang beriman) ketika bercakap-ca...
Rabu, 28 Oktober 2020 10:49 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...