Relawan Medsos QA dengan dihadiri Pendiri RGS Indonesia, H. Moh. Khozin Ma'sum saat deklarasi. (foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE)
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Pegiat media sosial (medsos) yang mengatasnamakan diri sebagai Relawan Medsos QA (Qosim-Alif) menggelar deklarasi di rumah Ketua Umum LSM Lembaga Pemantau Birokrasi (LPB), Desa Kedanyang, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Minggu (1/11/2020).
Deklarasi tersebut sebagai bentuk komitmen Relawan Medsos dalam mengawal penyampaian program Qosim-Alif melalui medsos agar diketahui masyarakat, dan membentengi Qosim-Alif dari serangan berita hoaks.
BACA JUGA:
- Bupati Gresik Deklarasi Dukung Prabowo-Gibran, Ketua PDIP Gresik: DPP Perintahkan Tegak Lurus
- Bupati Gresik Ikut Deklarasi Dukung Prabowo-Gibran, Anha: Dia Bupati Golkar
- Digelar 26 Februari, Tempat Pelantikan Gus Yani-Bu Min Tunggu Hasil Rapat dengan Gubernur
- PDIP Gresik Gelar Tasyakuran Jelang Pelantikan Gus Yani - Bu Min 17 Februari Mendatang
Deklarasi Relawan Medsos QA tersebut dihadiri oleh Pendiri Relawan Gerakan Sosial (RGS) Indonesia, H. Moh. Khozin Ma'sum, dan beberapa pegiat medsos lainnya yang ada di Kabupaten Gresik.
Ketua Relawan Medsos QA, Novantoro menyatakan bahwa dibentuknya relawan juga bertujuan untuk menghadang pemberitaan bohong (hoaks) yang menyerang Paslon Nomor Urut 1, Qosim-Alif.
"Jadi, Relawan Medsos agar bergerak maksimal untuk mengklirkan pemberitaan hoaks yang menyudutkan QA," ujar Novantoro yang juga Ketua Umum LSM LPB ini, Minggu (1/11/2020).
"Gerakan Relawan Medsos QA dalam bermedsos akan selalu santun dan mendidik dalam menyampaikan informasi maupun pemberitaan terkait QA. Relawan Medsos QA tak akan melakukan cara-cara tak terpuji dalam memberikan informasi kepada publik. Relawan Medsos QA berkomitmen bahwa menjelekkan orang, menginformasikan berita hoaks, sangat dilarang keras," terangnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




