Minggu, 24 Januari 2021 22:08

PU R-APBD Pasuruan 2021, Fraksi-fraksi Soroti Penanganan Banjir dan Dampak Covid-19

Kamis, 19 November 2020 17:35 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Ahmad Habibi
PU R-APBD Pasuruan 2021, Fraksi-fraksi Soroti Penanganan Banjir dan Dampak Covid-19
Suasana sidang paripurna dengan agenda PU Fraksi terhadap R-APBD Kabupaten Pasuruan Tahun 2021.

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Sidang paripurna kedua pembahasan R-APBD Kabupaten Pasuruan Tahun 2021 akhirnya digelar pada Kamis (19/11) sore, dengan agenda Pandangan Umum (PU) dari fraksi-fraksi. Ada sejumlah catatan yang disampaikan fraksi-fraksi setelah Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf membacakan pengantar nota keuangan.

Secara umum, para wakil rakyat di Gedung Raci itu menilai Pemkab Pasuruan masih kurang serius menangani permasalah yang berkaitan dengan rakyat.

Fraksi Gerindra misalnya, melalui jubir dr. Kasiman, meminta Pemkab Pasuruan lebih serius menangani permasalahan banjir yang jadi langganan tahunan. Pemkab diminta menyiapkan langkah konkret, antara lain bekerja sama dengan intansi vertikal dalam penanganan masalah banjir yang melanda Kecamatan Beji, Kecamatan Rejoso, dan Kecamatan Kraton. Yakni, dengan melakukan normalisasi secara menyeluruh,

Sebab menurut Fraksi Gerindra, penanganan bencana yang dilakukan Pemkab Pasuruan selama ini masih bersifat musiman atau sekadar penanganan darurat.

Fraksi Gerindra juga menyoroti kelangkaan pupuk bagi petani. Sebab, hal itu terjadi di setiap musim tanam. "Saat musim tanam tiba, pupuk sulit dicari. Kalaupun ada, harganya melambung tinggi," kata dr. Kasiman.

"Kami meminta ada penanganan jangka pendek dari Pemkab Pasuruan untuk menangani dampak bencana banjir seperti ketersedian obat-obatan, petugas medis stanby 24 jam, serta penyediaan air bersih," jelas dr. Kasiman.

Sementara Fraksi PDIP menyinggung kepedulian Pemkab Pasuruan terhadap terhadap sektor ekonomi kerakyatan seperti UMKM, Bumdes, dan sektor pariwisata kerakyatan yang terdampak Covid-19.

"Wisata alam berbasis alam dan hutan yang bukan aset desa jumlahnya cukup banyak. Tapi faktanya minim perhatian dan penguatan modal dari dinas pariwisata. Seharusnya mereka diberi fasilitas kemudahan dalam mengakses permodalan dari perbankan. Hal ini kontradiktif dengan pemberdayaan ekonomi berbasis masyarakat yang dituangkan di kebijakan anggaran 2021," cetus Abu Bakar, Jubir Fraksi PDIP. (bib/par/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Minggu, 17 Januari 2021 10:07 WIB
Oleh: M. Aminuddin --- Peneliti Senior Institute for Strategic and Development Studies (ISDS)--- Di awal tahun 2021 ini Kemendikbud telah merelease tekadnya untuk melanjutkan apa yang disebutnya sebagai transformasi pendidikan dan pemaju...
Sabtu, 16 Januari 2021 19:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*50. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa kaana mina aljinni fafasaqa ‘an amri rabbihi afatattakhidzuunahu wadzurriyyatahu awliyaa-a min duunii wahum lakum ‘aduwwun bi/sa lil...
Sabtu, 26 Desember 2020 12:03 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...