Minggu, 17 Januari 2021 10:17

Gakkumdu Sidoarjo: Kampaye Hitam dan Menjelekkan Paslon Lain di Medsos Terancam Pidana

Kamis, 26 November 2020 22:24 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Catur Andy Erlambang
Gakkumdu Sidoarjo: Kampaye Hitam dan Menjelekkan Paslon Lain di Medsos Terancam Pidana

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Kabupaten Sidoarjo akan menindak tegas adanya unsur kampanye hitam atau hatespeech selama pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sidoarjo.

"Saya mengimbau agar timses ataupun relawan berkampanye yang santun. Saling menghormati antara timses paslon dan relawanya. Hindari provokasi dan jangan menyebarkan berita bohong. Jika kami temukan, siap-siap dijerat pidana pemilu," kata Kapolresta Sidoarjo, Kombespol Sumardji, Rabu (25/11/2020).

Kapolresta menegaskan jika Undang-Undang tentang Pemilu mengatur larangan kampanye hitam, yang terkait dengan menghina seseorang atau SARA, menghasut, dan mengadu domba serta mengganggu ketertiban umum.

"Saya mengajak semua pihak dapat mewujudkan pilkada damai dengan menghindari kata-kata yang bersifat merendahkan atau menjatuhkan kubu lawan atau paslon lain. Apabila ada yang melanggar, saya akan tindak tegas sesuai ketentuan hukum. Saya tidak pandang bulu," tegas Kombespol Sumardji

Sumardji menambahkan jika gelaran Pilkada Sidoarjo dilakukan di kala pandemi Covid-19, harus tetap mematuhi protokol kesehatan.

"Saya terus ingatkan, penting menaati protokol kesehatan di kala pandemi seperti saat ini untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19," pesannya.

Senada, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sidoarjo, Setiawan Budi Cahyono juga menyayangkan adanya kampanye hitam menjelekkan paslon lain yang muncul di dunia maya atau medsos.

"Saya minta warga bijaksana dalam menggunakan media sosial. Jangan mudah percaya dan meng-share berita-berita yang belum tentu benar atau hoaks. Mari bersama-sama menjaga Pilkada Sidoarjo yang damai ini," harap Kajari Sidoarjo.

Sementara itu, Agung Nugraha, Komisioner Bawaslu Sidoarjo berharap jika warga menyaksikan atau melihat langsung kampanye hitam menjelekkan paslon bisa melaporkan ke KPU atau Bawaslu di tingkat kecamatan maupun di tingkat panwascam, bahkan bisa melapor ke tingkat pengawas TPS yang sudah terbentuk.

"Sejumlah sanksi mulai dari pembinaan hingga pidana juga telah disiapkan bagi pelanggar pilkada Sidoarjo," kata Agung.

Mendekati pencoblosan nanti, harap Agung tidak ada lagi kampanye hitam menjelekkan paslon di dunia maya.

"Mendukung paslon dengan cara yang baik mengungkapkan visi misi akan lebih elok. Jika berkampanye hitam dengan menjelekkan paslon lain, maka nantinya akan bikin gaduh dan pastinya akan berurusan dengan penegak hukum," pesan Agung. (cat/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Minggu, 17 Januari 2021 10:07 WIB
Oleh: M. Aminuddin---Peneliti Senior Institute for Strategic and Development Studies (ISDS) Di awal tahun 2021 ini Kemendikbud telah merelease tekadnya untuk melanjutkan apa yang disebutnya sebagai transformasi pendidikan dan pemajuan kebud...
Sabtu, 16 Januari 2021 19:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*50. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa kaana mina aljinni fafasaqa ‘an amri rabbihi afatattakhidzuunahu wadzurriyyatahu awliyaa-a min duunii wahum lakum ‘aduwwun bi/sa lil...
Sabtu, 26 Desember 2020 12:03 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...