Sabtu, 06 Maret 2021 21:45

Dorong Pelestarian, MBI Bersama YEK Gelar Pelatihan Keaneragaman Hayati Sungai

Selasa, 22 Desember 2020 19:44 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Rochmad Saiful Aris
Dorong Pelestarian, MBI Bersama YEK Gelar Pelatihan Keaneragaman Hayati Sungai
Bersih-bersih sungai menjadi salah satu agenda kegiatan dalam pelatihan keanekaragaman hayati yang digelar MBI dan YEK, Selasa (22/12).

MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Multi Bintang Indonesia (MBI) bersama Yayasan Esa Khatulistiwa (YEK) menyelenggarakan pelatihan keanekaragaman hayati (biodiversity training) di sebuah sungai di kawasan Pacet, Mojokerto, Selasa (22/12).

Komang Satria Wibawa, Brewery Manager MBI menyampaikan, pelatihan ini digelar untuk mendorong kepedulian masyarakat sekitar dalam melestarikan sungai. Sebab, air merupakan sumber kehidupan yang di dalamnya terdapat keanekaragaman hayati dan penting untuk dilestarikan guna menjaga keseimbangan alam dan kualitas air yang dialirkan.

"Pelatihan ini dilaksanakan dengan protokol kesehatan dan keselamatan yang ketat. Program pelatihan diawali dengan kegiatan outdoor di Sungai Kambengan, yang terletak di Dusun Made, Desa Pacet, Kabupaten Mojokerto," terangnya.

Sementara peserta pelatihan ada 33 orang, terdiri dari guru-guru SD dan SMP di Pacet, Kutorejo, Mojosari, dan Sampangagung, perwakilan karang taruna setempat, perwakilan DLH Kabupaten Mojokerto, perwakilan Pemdes Pacet, serta perwakilan karyawan MBI.

"MBI memiliki komitmen yang kuat untuk turut melindungi sumber daya air dan bertumbuh bersama masyarakat. Kegiatan pelatihan ini pun merupakan bagian esensial dari visi keberlanjutan serta komitmen MBI untuk menjaga tiap tetes air. Kolaborasi merupakan hal yang esensial untuk dapat mencapai visi keberlanjutan tersebut," jelas Komang Satria Wibawa.

Sesangkan Endang Yuniartanti, selaku Kepala Seksi Kerusakan Lingkungan DLH Kabupaten Mojokerto menambahkan, “Komitmen untuk menjaga dan melestarikan lingkungan perlu melibatkan banyak pihak, dan pengenalan keanekaragaman hayati merupakan salah satu sarana untuk menumbuhkan perilaku cinta lingkungan tersebut.” (ris/rev)

Dua Warga Kepulungan yang Terseret Banjir Bandang Ditemukan Tewas
Kamis, 04 Februari 2021 17:21 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Dua warga Desa Kepulungan Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, yang dilaporkan hilang akibat terseret derasnya arus banjir Rabu (3/2) kemarin, akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas, Kamis (4/2) pagi. Korban adalah ...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Sabtu, 06 Maret 2021 07:30 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Publik heboh. Itu loh, soal dana asing Rp 100 triliun yang bakal masuk Indonesia. Lewat sovereign wealth fund (SWF). Atau Lembaga Pengelola Investasi (LPI).SWF memang sedang jadi sorotan publik. Maklum, sudah banyak ...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Sabtu, 06 Maret 2021 14:06 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...