Ketua DPD Golkar Gresik Wongso Negoro beserta jajaran pengurus saat menggelar buka puasa bersama. Foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE
GRESIK, BANGSAONLINE.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Kabupaten Gresik mulai memanaskan mesin politiknya guna mengembalikan kejayaan partai pada Pemilu 2029 mendatang. Di bawah komando Wongso Negoro, partai berlambang pohon beringin ini menargetkan raihan minimal 9 kursi di DPRD Gresik untuk mengamankan posisi tawar politik di tingkat daerah.
Target tersebut disampaikan Wongso Negoro di sela-sela acara buka puasa bersama, bakti sosial, dan donor darah di Kantor DPD Golkar Gresik, Jalan Panglima Sudirman, Sabtu (14/3/2026).
Wongso menegaskan bahwa peningkatan jumlah kursi adalah harga mati untuk membuka jalan bagi kader internal bertarung di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2030.
"Untuk itu saya mengharapkan kursi di DPRD meningkat secara signifikan. Dari 9 Dapil (daerah pemilihan) masing-masing minimal 1 kursi sehingga target 9 kursi terpenuhi," tandas Wongso.
Untuk mencapai target tersebut, Golkar Gresik tidak hanya mengandalkan struktur organisasi, tetapi juga program kerja nyata yang menyentuh kebutuhan pokok masyarakat. Salah satunya adalah kolaborasi dengan Bulog untuk menghadirkan pangan murah di tingkat kecamatan hingga desa.
"Kami akan membuka pencalegan setelah hari raya dan melakukan konsolidasi lebih intens. Dari kecamatan sampai desa kita kerja sama dengan Bulog dengan program pangan murah sehingga memberi kemudahan bagi masyarakat untuk mendapatkan sembako lebih murah," jelas Ketua Komisi II DPRD Gresik tersebut.
Melihat rekam jejak perolehan kursi yang fluktuatif—dari 11 kursi pada 2014, turun menjadi 8 kursi pada 2019, dan terakhir 6 kursi pada 2024—Wongso menilai penguatan internal adalah kunci. Hingga saat ini, Golkar Gresik telah merampungkan Musyawarah Kecamatan (Muscam) di 8 wilayah serta mulai menyisir tingkat desa, diawali dari Kecamatan Menganti.
Menurutnya, kedekatan dengan akar rumput melalui program kepedulian sosial akan menjadi penentu kemenangan di masa depan.
"Program pangan murah bersama Bulog ini kami lakukan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat, sekaligus mendekatkan Golkar dengan warga di tingkat akar rumput," pungkasnya. (hud/rev)















