Minggu, 01 Agustus 2021 05:18

FPI Resmi Dibubarkan, Ketua Ansor Bangil Ajak Eks Anggota dan Kader Gabung NU

Jumat, 01 Januari 2021 10:04 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Ahmad Fuad
FPI Resmi Dibubarkan, Ketua Ansor Bangil Ajak Eks Anggota dan Kader Gabung NU
Saad Muafi, Ketua PC GP Ansor Bangil.

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Pembubaran organisasi masyarakat (ormas) Front Pembela Islam (FPI) disambut baik Ketua PC GP Ansor Bangil, H. Saad Muafi S.H. Namun, ia meminta pemerintah berimbang dalam menyikapi pembubaran ormas pimpinan Rizieq Shihab tersebut.

"Jika dibandingkan dengan pembubaran HTI, pemerintah lebih condong FPI. HTI itu sudah jelas, dia organisasi transnasional, ideologinya ingin merubah Pancasila," jelas Gus Afi sapaan akrabnya.

Karena itu, ia berharap pemerintah juga harus tegas terhadap HTI. "Semua atribut FPI sudah tidak ada lagi, kegiatan FPI dihentikan, dan sebagainya. HTI kok tidak?," tanya Gus Afi kepada HARIAN BANGSA saat ditemui di kediamannya di Kelurahan Kidul Dalem, Bangil, Pasuruan, Kamis (31/12) kemarin.

Menurutnya, jika dibandingkan dengan HTI, FPI masih mengakui NKRI. FPI juga menghormati Pancasila, meskipun mereka mengatakan NKRI berbingkai syari'ah.

BACA JUGA : 

​Disiplin Laksanakan Protokol Kesehatan, Ning Fitri Apresiasi Kader Ansor

Munarman, Eks Petinggi FPI Ditangkap Densus 88 Terkait Baiat Teroris

Ancam Bunuh Mahfud MD, Kini Mastur Minta Maaf dan Mohon Diselesaikan di Luar Hukum

Ingatkan Warga Terkait Larangan Penggunaan Simbol FPI serta Aktivitasnya, Sebar Maklumat Kapolri

Gus Afi berharap kepada FPI yang saat ini sudah tak punya wadah hukum, tidak berkecil hati. Sebagai warga yang baik, ia berharap mereka tetap menghormati kebijakan pemerintah.

Gus Afi juga mengajak kepada seluruh mantan kader atau anggota FPI untuk bergabung dengan organisasi Nahdlatul Ulama (NU).

"Kami membuka lebar untuk teman FPI yang siap bergabung dengan NU. Ayolah kita duduk bersama menyamakan persepsi, kita kembali ke rumah besar kita, yakni NU," pinta Gus Afi.

Ia menegaskan tidak mendukung FPI, tapi ingin mengajak duduk bareng, berdiskusi dengan kepala dingin. "Karena mereka juga beraqidah Ahlussunah wal Jama'ah, cuma secara harkah (pergerakan) dan pola pikir kita beda," urainya.

"Kami sebagai penjaga Ahlussunah wal Jamaah, kepingin ngajak teman-teman FPI berdiskusi, duduk bareng dengan kepala dingin. Tapi yang aqidahnya Ahlussunah wal Jamaah, kalau aqidahnya Wahabi, HTI, jelas kami menolak," pungkas Gus Afi. (afa/ns)

Respons Keluhan Ojol Karena Terdampak Pandemi, ASC Foundation Bagikan Paket Sembako dan Uang Bensin
Kamis, 29 Juli 2021 13:40 WIB
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Muhammad Al Barra bersama Tim ASC Foundation-nya, telah menyalurkan paket sembako kepada para pedagang terdampak PPKM darurat di 12 kecamatan di Kabupaten Mojokerto. Aksi sosial ini terus dilakukan Gus Barra. Kali i...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...