Kamis, 04 Maret 2021 23:05

​Pemkot Blitar Siap Terapkan PSBB Lagi, Tinggal Tunggu Petunjuk Pemprov

Jumat, 08 Januari 2021 14:59 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Akina Nur Alana
​Pemkot Blitar Siap Terapkan PSBB Lagi, Tinggal Tunggu Petunjuk Pemprov
Santoso, Wali Kota Blitar. (foto: ist)

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar siap mengikuti arahan dan instruksi pemerintah pusat untuk kembali menerapkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) mulai 11-25 Januari 2021.

Hal ini diungkapkan Wali Kota Blitar Santoso saat dikonfirmasi soal rencana PSBB tersebut, Jumat (8/1/2021).

Dia mengatakan, Pemkot Blitar sampai saat ini masih menunggu instruksi dan petunjuk pelaksanaan secara pasti dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa terkait dengan PSBB.

"Sampai saat ini, kami masih menunggu kepastian dari Gubernur Jatim. Termasuk petunjuk dan arahan soal pemberlakuan PSBB. Namun kami siap kapan pun apabila pemprov menginstruksikan Kota Blitar untuk melakukan PSBB," ujar Santoso.

Santoso menjelaskan, meski pemberlakuan PSBB masih menunggu instruksi dari Pemprov Jatim, namun Kota Blitar telah menjalankan sejumlah kebijakan untuk menekan penularan Covid-19. Seperti pembatasan jam operasional tempat-tempat yang berpotensi mengundang kerumunan warga.

"Seperti kita tahu, Kota Blitar statusnya naik turun, sempat merah sekarang turun ke oranye. Jadi meskipun belum PSBB, kami sudah secara ketat menerapkan prinsip-prinsip protokol kesehatan untuk menekan kasus. Seperti pembatasan jam operasional kafe, warung, dan restoran. Selain itu, operasi yustisi bersama TNI dan Polri juga terus dilakukan," tegasnya.

Sementara itu, keberadaan kampung tangguh juga digiatkan kembali untuk menarik partisipasi aktif dari masyarakat dalam mengendalikan penyebaran Covid-19.

"Kesadaran untuk bersama memutus penularan ini penting. Jadi kampung tangguh, pasar tangguh, pondok pesantren tangguh terus kami galakkan untuk bersama-sama menjaga kesehatan satu sama lain dengan cara disiplin dalam penerapan protokol kesehatan," tutupnya. (ina/zar)

Dua Warga Kepulungan yang Terseret Banjir Bandang Ditemukan Tewas
Kamis, 04 Februari 2021 17:21 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Dua warga Desa Kepulungan Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, yang dilaporkan hilang akibat terseret derasnya arus banjir Rabu (3/2) kemarin, akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas, Kamis (4/2) pagi. Korban adalah ...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Rabu, 03 Maret 2021 05:40 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Data ini benar-benar mengejutkan. Bayangkan. Dari 1.000 orang Indonesia, 950 orang kekurangan vitamin D. Loh, bukankah sinar matahari di Indonesia melimpah?Ternyata sinar matahari saja tidak cukup. Lalu harus ditambah ...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Sabtu, 27 Februari 2021 11:53 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...