Rabu, 14 April 2021 23:34

Antisipasi Lahar Dingin Semeru, Pemkab Lumajang Bakal Dirikan Pos Pantau Curah Kobokan

Senin, 18 Januari 2021 10:29 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Imron Ghozali
Antisipasi Lahar Dingin Semeru, Pemkab Lumajang Bakal Dirikan Pos Pantau Curah Kobokan
Bupati Lumajang bersama jajaran terkait memantau kondisi terkini lokasi yang akan dibangun pos pantau. (foto: ist)

LUMAJANG, BANGSAONLINE.com - Pemkab Lumajang berencana mendirikan pos pantau di Curah Kobokan. Hal itu dilakukan sebagai antisipasi dampak akibat lahar dingin Gunung Semeru yang tidak bisa diprediksi.

"Jadi sewaktu-waktu terjadi lahar dingin di sini, akibatnya tidak hanya satu sisi di sini, tetapi juga di bawah banyak masyarakat yang bekerja dan beraktivitas di dekat aliran arus sungai Semeru. Agar apabila di sini terjadi lahar dingin segera disampaikan ke bawah agar segera ada langkah antisipasi," ujar Bupati Lumajang Thoriqul Haq saat memantau areal Curah Kobokan Desa Sumberwuluh, Candipuro, Minggu (17/1/2021).

Menurut Cak Thoriq-sapaannya, dengan terjadinya Awan Panas Guguran (APG) Gunung Semeru sekitar satu bulan yang lalu ditambah yang terjadi pada Sabtu (16/1/2021) kemarin, dirinya khawatir akan semakin menambah endapan material vulkanik.

"Tentu endapan di atas lebih banyak lagi yang dikhawatirkan kalau hujan sewaktu-waktu terjadi lahar dingin yang tidak bisa diantisipasi lebih awal," katanya.

BACA JUGA : 

Gempa Rusak 428 Rumah, Warga di Lumajang Mulai Bersihkan Puing Reruntuhan

Pemkab Lumajang Minta Pihak Swasta Beri Jaminan Sosial Bagi Tenaga Kerja

Dukung Pariwisata Lumajang, Bank Jatim Serahkan 5 Set Tenda Glamping kepada Pemkab

Maksimalkan Pelayanan Publik, Pemkab Lumajang Bakal Bangun MPP

"Tentu endapan di atas lebih banyak lagi yang dikhawatirkan kalau hujan sewaktu-waktu terjadi lahar dingin yang tidak bisa diantisipasi lebih awal," katanya.

Selain itu, lanjutnya, bahwa curah hujan yang tidak merata juga menjadi salah satu penyebab lahar dingin tidak bisa diprediksi, sehingga dengan adanya pos pantau di Curah Kobokan, antisipasi lahar dingin dapat dilakukan sejak dini.

"Curah hujan yang tidak merata, di lokasi ini (Curah Kobokan, red) tidak hujan, tetapi di atas hujan tentu itu akan berpotensi terjadi lahar dingin, kemungkinan-kemungkinan itu yang hari ini harus kita antisipasi," pungkasnya. (ron/zar)

Kecelakaan di Jemursari Surabaya, Mobil Kijang Innova Terguling Masuk Sungai
Rabu, 14 April 2021 22:12 WIB
SURABAYA, BANGASONLINE.COM - Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Jemursari, Surabaya. Sebuah mobil Toyota Kijang Innova nopol N 371 VA terjun ke sungai Jemursari hingga terguling.Peristiwa ini terjadi Rabu (14/4) petang sekira pukul 18.15 WIB, t...
Minggu, 11 April 2021 18:27 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan mulai Sabtu (10/4) kemarin melakukan uji coba pembukaan tempat wisata andalan Kabupaten Kediri. Di antaranya Wisata Besuki Irenggolo yang te...
Rabu, 14 April 2021 05:44 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Ini fenomena menarik. Ternyata dimatikannya Vaksin Nusantara justru memantik kepercayaan para tokoh nasional, dokter, dan para anggota DPR RI. Mereka ramai-ramai antre untuk Vaksin Nusantara. Benarkah mereka leb...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Jumat, 09 April 2021 09:59 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...