Jumat, 05 Maret 2021 22:35

Sungai Bengawan Jero Meluap, 7.726 Rumah dan 637 Hektare Sawah Tambak Terendam

Senin, 18 Januari 2021 16:04 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Nur Qomar Hadi
Sungai Bengawan Jero Meluap, 7.726 Rumah dan 637 Hektare Sawah Tambak Terendam
Bupati Fadeli saat memberikan bantuan kepada warga korban banjir.

LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Sebanyak 7.726 rumah penduduk di 42 desa Kabupaten Lamongan terendam banjir luapan Sungai Bengawan Jero, Senin (18/1). Selain menggenangi permukiman, banjir juga merendam sarana-prasarana, infrastruktur jalan, lahan pertanian, dan sawah tambak seluas 637 Ha di enam kecamatan, yakni Pucuk, Maduran, Karanggeneng, Kalitengah, Turi, Karangbinangun, Glagah.

Menurut keterangan yang dihimpun BANGSAONLINE.com, Sungai Bengawan Jero meluap karena curah hujan yang sangat tinggi. Hal itu mengakibatkan Sungai Bengawan Jero tak mampu menampung kiriman debit air dari anak-anak sungai yang mengalir dari wilayah selatan dan tengah Kabupaten Lamongan.

Pemerintah Kabupaten Lamongan sebenarnya telah mengupayakan berbagai hal untuk percepatan penanganan banjir, di antaranya melakukan pembersihan gulma eceng gondok bersama TNI, Polri, dan masyarakat di sepanjang anak sungai menuju Bengawan Jero.

Selain itu juga melakukan penanganan tangkis Kali Patih - Kali Plalangan - Kali Mengkuli, membagikan sembako pada masyarakat terdampak, dan mendirikan posko kesehatan di 6 wilayah kecamatan.

Di samping berbagai upaya tersebut, Bupati Fadeli juga telah mengirim surat permohonan dukungan percepatan penanganan banjir di wilayah Bengawan Jero kepada Pemerintah Pusat, sebagai bentuk realisasi Perpres 80/2019 tentang Penanganan Banjir Bengawan Solo.

Surat ini dikirimkan beberapa hari lalu kepada Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI, dan ditembuskan kepada Dirjen Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat di Jakarta, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo di Surakarta, dan Gubernur Jawa Timur.

"Perlu ada langkah konkret untuk merealisasikan Perpres Nomor 80 Tahun 2019 terkait Penanganan Rehabilitasi Daerah Irigasi Bengawan Jero dan Percepatan Penuntasan Saluran Primer Daerah Irigasi Bengawan Jero (lanjutan saluran primer Intake Babat Barrage), termasuk perlunya penanganan pasca banjir (darurat) infrastruktur jalan dan jembatan," ujar Bupati Lamongan, Fadeli.

"Penanganan banjir ini memiliki peran dan arti yang sangat penting, kaitannya dengan penyediaan air baku irigasi dan drainase, serta kegiatan pertanian, di mana sampai saat ini penanganannya masih terkendala infrastruktur yang belum terpenuhi. Dengan dikirimkannya surat ini, kami berharap adanya dukungan baik dari Pemerintah Pusat dan Provinsi dalam percepatan penyelesaian permasalahan banjir di Bengawan Jero,” pungkasnya. (qom/rev) 

Dua Warga Kepulungan yang Terseret Banjir Bandang Ditemukan Tewas
Kamis, 04 Februari 2021 17:21 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Dua warga Desa Kepulungan Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, yang dilaporkan hilang akibat terseret derasnya arus banjir Rabu (3/2) kemarin, akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas, Kamis (4/2) pagi. Korban adalah ...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Rabu, 03 Maret 2021 05:40 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Data ini benar-benar mengejutkan. Bayangkan. Dari 1.000 orang Indonesia, 950 orang kekurangan vitamin D. Loh, bukankah sinar matahari di Indonesia melimpah?Ternyata sinar matahari saja tidak cukup. Lalu harus ditambah ...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Sabtu, 27 Februari 2021 11:53 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...