Kamis, 29 Juli 2021 06:40

Program Royco NutriMenu, Inspirasi Keluarga Indonesia Cegah Hidden Hunger

Senin, 25 Januari 2021 21:05 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Zahrotul Maidah
Program Royco NutriMenu, Inspirasi Keluarga Indonesia Cegah Hidden Hunger
Peluncuran inovasi Royco dengan Garam Beriodium secara virtual, Senin (25/01).

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mencegah hidden hunger atau kelaparan tersembunyi, Royco berbagi tentang kelanjutan program “Royco NutriMenu”. Program tersebut berkolaborasi dengan banyak pihak agar dampak lebih optimal.

"Program Royco NutriMenu mengetengahkan panduan berisi menu lengkap yang lezat dan dapat digunakan setiap hari, menggunakan bahan bergizi, mudah didapat, praktis, terjangkau, dan bersumber dari bahan-bahan berkelanjutan berbasis nabati, tergabung dalam 50 Pangan Masa Depan," kata Director of Foods & Refreshment PT Unilever Indonesia Tbk, Hernie Raharja saat peluncuran inovasi Royco dengan Garam Beriodium secara virtual, Senin (25/01).

Hingga kini, program itu telah disebarluaskan ke 80.000 anggota keluarga, 180.000 remaja pondok pesantren, serta menginspirasi 2 juta keluarga Indonesia secara online.

Tahun ini, program Royco NutriMenu akan dilanjutkan dengan menyasar lebih banyak masyarakat melalui digitalisasi program serta kerja sama dengan PKK, Ikatan Bidan Indonesia, Institut Pertanian Bogor, dan berbagai NGO lokal maupun global, salah satunya Thyroid Federation International (TFI).

BACA JUGA : 

Mulai Hari Ini, Rumah Sehat Surabaya untuk Warga Isoman Resmi Beroperasi

Ikhtiar Tangani Covid-19, Berbagai Perusahaan Kumpulkan Bantuan di Balai Kota Surabaya

Gotong Royong Lindungi Warga, Sejumlah RW di Surabaya Siapkan Ruang Isoman

Pemkot Surabaya Anggarkan Rp 89 Miliar untuk Insentif para Nakes Pelayanan Covid-19

Program ini didukung oleh Kementerian Kesehatan RI dan Kementerian Agama RI dengan target mengubah perilaku pola makan 2,5 juta masyarakat Indonesia.

"Edukasi akan dititikberatkan pada panduan gizi seimbang sesuai konsep “Isi Piringku”. Bahkan sejak 1.000 hari pertama kehidupan, pentingnya asupan iodium untuk bantu anak tumbuh sesuai, perilaku hidup bersih dan sehat, pengkonversian limbah makanan, dan resep-resep berbahan 50 Pangan Masa Depan yang terus dikembangkan untuk semakin menginspirasi keluarga Indonesia setiap harinya," beber Hernie.

Lanjut Hernie, bahwa Royco ingin membantu mengatasi berbagai masalah nutrisi, baik melalui inovasi produk maupun program edukasi yang dilakukan secara konsisten. 

"Royco mencermati salah satu permasalahan gizi yang masih dihadapi oleh masyarakat Indonesia, yakni hidden hunger. Kondisi kekurangan gizi ini masih sering diabaikan karena dampaknya baru terlihat dalam jangka panjang," katanya.

Sementara Guru Besar Departemen Gizi Masyarakat Fakultas Ekologi Manusia IPB University, Prof. Dr. Ir. Dodik Briawan, MCN menyampaikan, bahwa Indonesia masih memiliki beban hidden hunger yang besar. Kondisi ini timbul akibat kekurangan zat gizi mikro seperti iodium, zat besi, vitamin A, dan zink ini telah menimbulkan beberapa masalah kesehatan yang berkepanjangan.

"Asupan zat gizi mikro dapat dipenuhi dengan memastikan sajian makanan beragam di rumah sejak dini. Namun, langkah krusial ini masih belum dilakukan banyak orang tua," ungkapnya.

Senada disampaikan Dokter Spesialis Gizi Klinik, dr. Diana F. Suganda, Sp.GK., M.Kes. Ia menyarankan agar orang tua memperkaya pengetahuan dan kreativitas dalam memenuhi nutrisi seluruh keluarga dengan menyertakan bahan-bahan bergizi di tiap masakan, termasuk garam beriodium.

"Sayangnya, pengetahuan sebagian masyarakat mengenai manfaat dari iodium masih terbatas pada upaya pencegahan penyakit gondok. Padahal, dampak dari kekurangan iodium jauh lebih luas dan dapat terjadi pada semua usia. Kekurangan iodium dapat mengakibatkan perkembangan otak terganggu," ujarnya.

"Maka, pemenuhan kebutuhan iodium harus diperhatikan dari hulu ke hilir, sejak 1.000 hari pertama kehidupan atau di dalam kandungan, hingga ke tahapan usia selanjutnya," pungkasnya. (mid/ian)

Warga Sambisari dan Manukan Kulon Menolak Sekolah Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Corona
Senin, 26 Juli 2021 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Korban Covid-19 yang terus berjatuhan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperluas tempat isolasi pasien yang sedang terpapar virus corona. Berbagai fasilitas gedung – termasuk sekolah – direncana...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...