Plh. Bupati Mojokerto Didik Chusnul Yakin saat meninjau lokasi banjir dan puting beliung di Jotangan, Mojosari. (foto: ist)
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Sehari pasca-dilantik sebagai Pelaksana Harian (Plh) Bupati Mojokerto, Didik Chusnul Yakin langsung turun gunung meninau lokasi bencana banjir disertai angin puting beliung yang melanda Desa Jotangan, Kecamatan Mojosari beberapa waktu lalu. Didampingi Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto beserta OPD, Didik juga menyerahkan bantuan logistik.
Bencana banjir telah merendam kurang lebih 15 hektare lahan persawahan dan menggenangi sedikitnya 23 rumah dari total 310 KK. Namun, kondisi tersebut saat ini sudah berangsur-angsur normal dan pulih kembali. BPBD sejak tanggal 16 Februari hingga saat ini pun terus melakukan penyedotan dengan pompa air.
BACA JUGA:
- HUT ke-733 Kabupaten Mojokerto, Gus Barra Paparkan Beragam Prestasi dan 9 Program Strategis 2026
- Investasi di Kabupaten Mojokerto pada 2025 Capai Rp4,45 Triliun, Gus Barra Apresiasi Sektor Industri
- Sekda Mojokerto: Bukan Dipanggil, Justru Kami Sengaja Datang ke KPK untuk Konsultasi
- Khofifah Resmikan IPA SPAM Mojolagres dan Beri Bantuan 400 Drum Aspal ke Pemkab Mojokerto
“Pemda terus melakukan upaya penanganan, dan akan selalu sigap bencana. Terpenting pula saat ini adalah kesehatan warga, serta kecukupan logistik,” terang Didik, saat menilik rumah pompa pengendali banjir di Desa Randubango, Kecamatan Mojosari, Kamis (18/2/2021) pagi.
Menindaklanjuti kesiapsiagaan bencana di masa cuaca ekstrem, Didik mengatakan akan segera merencanakan rapat dengan dinas instansi terkait, kades maupun camat dari wilayah-wilayah rawan bencana banjir. "Contohnya Sooko, Pungging, Ngoro, Bangsal, Mojoanyar, Mojosari, dan beberapa lainnya," tukasnya. (yep/zar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




