Sabtu, 08 Mei 2021 21:09

Vaksinasi Covid-19 di Ponpes Lirboyo Kota Kediri Dihadiri Menkes Budi Gunadi

Selasa, 23 Maret 2021 21:20 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Muji Harjita
Vaksinasi Covid-19 di Ponpes Lirboyo Kota Kediri Dihadiri Menkes Budi Gunadi
Dari kiri: KH. Anwar Iskandar, KH. Kafabihi Mahrus, Menkes Budi Gunadi Sadikin, KH. Anwar Mansur, Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar, Gus Muid, dan Gus An'im Falahudin. foto: ist.

KOTA KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin, Selasa (23/3), mendatangi Ponpes Lirboyo, Kota Kediri dalam rangka pencanangan vaksinasi bagi kalangan pesantren di Kediri.

Menkes melihat dari dekat ketika santri dan pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo, Kota Kediri disuntik vaksin AstraZeneca. Sekitar 200 santri dan pengasuh Ponpes Lirboyo ikut pada gelombang pertama dari sekitar 20.000 santri yang memenuhi syarat untuk menerima vaksin.

KH. Oing Abdul Muid, Juru Bicara Pondok Pesantren Lirboyo mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari dukungan kepada pemerintah dalam menyukseskan vaksinasi mengatasi pandemi Covid-19.

Gus Muid -sapaan KH. Oing Abdul Muid- mengungkapkan, dukungan itu juga menyusul adanya kesimpangsiuran informasi perihal vaksin AstraZeneca.

BACA JUGA : 

Silaturahim, Pengasuh Pesantren Lirboyo Kediri dan Amanatul Umah Mojokerto Saling Rendah Hati

​Wali Kota Kediri Sapa Pengemudi Ojol yang Jalani Vaksinasi Dosis Kedua

​Antisipasi Naiknya Kasus Covid-19 Jelang Idul Fitri, Wali Kota Kediri Ikuti Tiga Arahan Presiden

Vaksin Nusantara Dimatikan, Tapi Jenderal Ini Antre Divaksin Nusantara, Cinta Produk dalam Negeri

PWNU Jatim, kata Gus Muid, sudah menyatakan vaksin tersebut halal, di mana keputusan itu diambil melalui mekanisme perumusan masalah oleh tim ahli, atau bahtsul masail. "Jadi, kami enggak khawatir karena kiai sudah dawuh (menyampaikan)," kata Gus Muid kepada wartawan, Selasa (23/3).

Menurut Gus Muid, pemerintah tentu tidak akan mungkin menjerumuskan rakyatnya soal penggunaan vaksin ini. "Pastinya sudah diperhitungkan," tambahnya.

Sedangkan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, di Indonesia ada 181,5 juta penduduk yang harus divaksin dan itu membutuhkan 365 juta vaksin.

"Untuk mendapatkan vaksin itu sendiri harus berebut dengan negara-negara lainnya. Rebutan di seluruh dunia," ujar Menteri Budi Gunadi.

Menuntut Menkes, posisi Indonesia cukup beruntung karena mendapatkan vaksin AstraZeneca sehingga memungkinkan lebih cepat dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang divaksin untuk menciptakan kekebalan komunal. (uji/ian)

Awal Mula Tarawih Cepat di Ponpes Hidayatullah Al Muhajirin Bangkalan
Jumat, 07 Mei 2021 23:44 WIB
BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Ada fenomena yang selalu viral setiap Bulan Ramadan, yakni Salat Tarawih Cepat. Jika di Indramayu ada pesantren yang menuntaskan salat tarawih 23 rakaat dalam durasi hanya 6 menit, di Bangkalan juga ada pesantren ya...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Sabtu, 08 Mei 2021 09:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Genre baru persuratkabaran dimulai dari Singapura. Koran terkemuka di negeri singa itu mengubah diri menjadi not for profit. Perubahan drastis ini dilakukan setelah mengalami kemerosotan yang terus terjadi.Tapi apa beda...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...