Kamis, 13 Mei 2021 10:30

Meski Lamongan Zona Kuning, Yuhronur Berharap Masyarakatnya Tetap Patuh Prokes

Kamis, 25 Maret 2021 20:45 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Nur Qomar Hadi
Meski Lamongan Zona Kuning, Yuhronur Berharap Masyarakatnya Tetap Patuh Prokes
Bupati Yuhronur Efendi. (foto: ist)

LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Bupati Yuhronur Efendi menegaskan bahwa saat ini Kabupaten Lamongan telah berada pada zona kuning. Namun demikian, dia berharap masyarakat Lamongan tetap waspada dan mematuhi protokol kesehatan (prokes).

“Meskipun sudah ada pada zona kuning, kita tidak boleh menyepelekan protokol kesehatan. Prokes harus tetap dijaga. Pemkab Lamongan juga ikut menyukseskan vaksinasi Covid-19,” ungkap Bupati Yuhronur di ruang kerjanya, Kamis (25/3/2021).

Menurut Yuhronur, penanganan pandemi Covid-19 masuk dalam lima fokus programnya dalam 100 hari kerja.

“Jadi pada 100 hari program kerja saya ini penanganan Covid-19 menjadi salah satu yang utama, salah satunya melalui menyukseskan program vaksinasi dan penerapan protokol kesehatan. Selanjutnya yakni perbaikan infrastruktur karena sudah banyak infrastruktur yang rusak akibat bencana alam seperti banjir,” ungkapnya.

BACA JUGA : 

Bupati Yuhronur Pimpin Apel Kesiapan Pengamanan Larangan Mudik Lebaran

Support Klub Kebanggaan, ASN Pemkab Lamongan Kenakan Jersey Persela

Pemkab Lamongan Kembali Pertahankan SAKIP A

Bedah 135 Rumah Warga Kurang Mampu, Lamongan Siapkan Anggaran Rp 2,44 Miliar

Adapun yang ketiga, yakni membangkitkan ekonomi masyarakat karena yang paling terdampak akibat pandemi yaitu perekonomian masyarakat Lamongan terutama UMKM.

“Jika di bidang pertanian, pandemi Covid-19 ini tidak cukup berdampak, berbeda lagi dengan UMKM. Mereka tetap berproduksi namun daya beli masyarakat menurun. Oleh karena itu mari kita galakkan gerakan #Ayobeliproduklamongan untuk menggairahkan kembali produksi UMKM khususnya produk lokal Lamongan,” imbuhnya.

Kemudian yang keempat, Yuhronur menyebutkan akan fokus memperbaiki kualitas pendidikan dan kesehatan. Di bidang pendidikan, Pemkab Lamongan melalui dinas pendidikan akan mengevaluasi pendidikan daring agar nantinya kualitas pendidikan anak-anak Lamongan tidak turun akibat pandemi Covid-19. Sementara untuk bidang kesehatan akan ditingkatkan baik pelayanan maupun sarana dan prasarana kesehatan untuk mendekatkannya pada masyarakat.

"Sedangkan yang kelima adalah digitalisasi pelayanan publik agar lebih cepat, baik, transparan, dan akuntabel," pungkasnya. (qom/zar)

Jual Telur Infertil, 2 Warga Pasuruan Dicokok Polisi
Senin, 10 Mei 2021 23:24 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Aparat Polres Pasuruan mengamankan 2 orang pelaku perdagangan telur ayam infertil. Selain memperdagangkan telur infertil atau afkir, keduanya juga menjual limbah telur tak layak konsumsi, kepada produsen roti rumahan...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Kamis, 13 Mei 2021 08:15 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com-Tulisan Dahlan Iskan tentang Revolusi Energi edisi 2 ini menarik dinikmati pada Hari Raya Idul Fitri. Memang tergolong berat dan berbobot. Tapi mudah dicerna. Apalagi ditulis secara "sederhana" dalam bentuk pointer-pointer ...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...