Senin, 17 Mei 2021 23:22

Gelar Kepahlawanan Syaikhona Kholil Bangkalan, Bukan untuk Bangga-banggaan

Sabtu, 27 Maret 2021 14:27 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Ahmad Fauzi
Gelar Kepahlawanan Syaikhona Kholil Bangkalan, Bukan untuk Bangga-banggaan
Acara sarasehan nasional 'Urgensi Pengusulan Syaikhona Mohammad Kholil sebagai Pahlawan Nasional' di Aula Gedung Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Syaikhona Moch. Cholil Bangkalan, Sabtu (27/3/2021).

BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (DPP PKB) Abdul Muhaimin Iskandar membuka acara sarasehan nasional 'Urgensi Pengusulan Syaikhona Mohammad Kholil sebagai Pahlawan Nasional' di Aula Gedung Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Syaikhona Moch. Cholil Bangkalan, Sabtu (27/3/2021).

Gus AMI, sapaan akrab Abdul Muhaimin Iskandar mengatakan, gelar kepahlawanan Syaikhona Mohammad Kholil perlu dilakukan untuk menghargai perjuangan beliau dan digunakan sebagai keperluan sejarah di masa yang akan datang.

"Gelar pahlawan nasional memang bukan kehendak dari Syaichona Cholil. Namun, hal ini menjadi tanggung jawab sebagai santri beliau untuk menghidupkan nilai-nilai beliau hingga anak cucu kita. Insyaallah, dengan niat ikhlas akan membawa keberkahan," ungkapnya.

Muhaimin menambahkan, Syaikhona Cholil bukan hanya milik satu golongan, tapi milik kita bersama, milik bangsa negara, bahkan dunia. Dalam kesempatan ini, dia mengatakan akan terus mengawal gelar kepahlawanan Syaikhona Cholil Bangkalan. Apalagi kegiatan kali ini, menjadi keniscayaan bagi Partai Kebangkitan Bangsa.

BACA JUGA : 

DPC PKB Bangkalan Bagi-bagi Takjil Gratis kepada Pengendara

DPC PKB Bangkalan Berikan Santunan Rp 10 Juta untuk Keluarga Korban KRI Nanggala-402

Tak Ada Nama Muassis NU, H. Syafiuddin Tolak Kamus Sejarah Indonesia, Usulkan Syaichona Kholil Masuk

Safari Ramadan, Syafiuddin Asmoro Siap Dukung Perempuan Bangsa Dapatkan Posisi Legislatif

"Saya dan anggota DPR RI fraksi PKB akan terus mengawal proses gelar pahlawan nasional Syaikhona Cholil di Jakarta. Ketua DPW Jatim yang mengawal di Jawa Timur dan Ketua DPC yang akan mengawal di Bangkalan," ujar Gus AMI.

Sementara itu, Ketua DPW PKB Jawa Timur Halim Iskandar mengatakan, pengusulan gelar pahlawan nasional Syaikhona Holil Bangkalan tidak ada kekurangan apapun.

"Tidak kekurangan apapun, yang kurang hanyalah kita untuk melengkapi untuk keperluan untuk keperluan tatanan kepemerintahan," ujarnya.

Sedangkan, Ketua PCNU Kabupaten Bangkalan KH. Makki Nasir, mengaku pihaknya terus mendorong gelar pahlawan nasional bagi Syaikhona Muhammad Kholil Bangkalan. Agar ajaran Syaikhona Kholil dapat digali dan menjadi inspirasi rakyat Indonesia.

"Gelar kepahlawanan ini, keluarga besar Bani Kholil memandang hal ini bukan ajang bangga-banggaan. Karena Syaikhona Kholil sudah diakui dunia akan kepahlawanannya. Namun dalam hal ini, negara harus hadir, seperti kata Bung Karno, negara itu perlu sejarah, budaya dan filosofi," pungkasnya.

Dalam acara ini menghadirkan Peneliti NU yang berada di Belanda yakni Dr. Adrian Perkasa, S.Hum., M.A., kemudian Anggota DPR RI Komisi VIII Marwan Dasopang, Rektor INAIFAS sekaligus Peneliti NU Rijal Mumazziq Zionis, M.H.I. Sedangkan, moderator acara adalah Anik Maslachah selaku Sekretaris DPW PKB Jatim.

Acara yang juga digelar secara offline dan online ini turut dihadiri oleh Bupati se-Madura, tokoh ulama se-Madura, dan Anggota DPRD F-PKB se-Jawa Timur. (ida/uzi/ns)

Artis Greta Garbo Ajak Nikah ​Albert Einstein
Rabu, 12 Mei 2021 04:07 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan episode 30 mereview cerita Gus Dur tentang fisikawan Albert Eintein dan model cantik Greta Garbo. “Anekdot ini saya ambil dari buku berjudul Gus Dur hanya Kalah dengan Orang Madura,...
Sabtu, 15 Mei 2021 22:16 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Bunga tabebuya, khususnya yang berwarna kuning, bermekaran lagi di jalanan Kota Surabaya. Bunga berwarna kuning indah itu semakin mempercantik jalanan, terutama jalan protokol pada saat Idul Fitri atau lebaran kali i...
Senin, 17 Mei 2021 18:27 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Munculnya buzzer dan influencer dalam media sosial (medsos) mengungkap realitas sosial keagamaan secara telanjang. Fenomena ini terlihat dari konten atau narasi yang diproduksi para buzzer dan influencer. Umpatan kasar...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Jumat, 14 Mei 2021 10:11 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Won...