Sabtu, 15 Mei 2021 18:40

Duda Bejat, Gadis Lagi Menstruasi Tetap Disetubuhi

Jumat, 02 April 2021 14:06 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Teguh Prayitno
Duda Bejat, Gadis Lagi Menstruasi Tetap Disetubuhi
Tersangka dan barang bukti yang diamankan polisi.

BANYUWANGI, BANGSAONLINLINE.com - Seorang gadis di bawah umur di Banyuwangi disetubuhi seorang duda. Ia dipaksa sang duda berinisial AT (35) melakukan hubungan badan meski sedang datang bulan (menstruasi).

Sang duda yang merupakan warga Kelurahan Bulusan, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi itu pun harus berurusan dengan polisi setelah dilaporkan keluarga korban.

"Pelaku sudah kami tahan dan beberapa barang bukti sudah kami amankan," kata Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin, S.I.K. melalui Kapolsek Banyuwangi AKP Kusmin, Jumat (2/4/2021).

"Pelaku dan korban yang masih berusia 14 tahun ini, sebelumnya sudah saling mengenal," imbuh dia.

BACA JUGA : 

H-2 Lebaran, Kakorsabhara Polri Pantau Pos Penyekatan di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi

Klaster Tarawih di Banyuwangi Jadi 64 Orang, Dusun Yudomulyo Lockdown

Muncul Klaster Tarawih di Banyuwangi, Puluhan Warga Ringintelu Positif Covid-19, 6 Meninggal

Cek Protokol Kesehatan, Forkopimda Banyuwangi Blusukan ke Pusat Perbelanjaan

AKP Kusmin menjelaskan, perbuatan asusila ini berawal saat pelaku dan korban janjian untuk bertemu di Khong Co, Sabtu (27/3/2021). Lalu keduanya pergi ke plengsengan Pantai Boom dan membeli minuman. Dari sana, lanjut Kusmin, pelaku mengajak korban ke rumahnya untuk menginap.

"Di rumah pelaku inilah, korban dirayu dan diajak melakukan persetubuhan meski korban sedang haid (menstruasi) hingga empat kali. Dua kali saat malam hari, dan dua kali keesokan paginya," ujarnya.

Setelah itu, korban minta pulang dan diantarkan oleh pelaku ke rumah temannya yang dijadikan alasan korban menginap. Lalu korban ini menghubungi orang tuanya untuk minta dijemput. Namun karena menaruh rasa curiga, orang tua korban akhirnya menginterogasi si gadis hingga aksi bejat pelaku terbongkar.

Lantaran tak terima anaknya disetubuhi pelaku, orang tua korban melaporkannya ke polsek setempat. Laporan itu pun, langsung ditindaklanjuti dan polisi berhasil mengamankan pelaku beserta barang buktinya.

"Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 81 ayat (2) UURI No 17 tahun 2016 tentang penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi Undang-Undang," pungkasnya. (guh/ns)

Artis Greta Garbo Ajak Nikah ​Albert Einstein
Rabu, 12 Mei 2021 04:07 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan episode 30 mereview cerita Gus Dur tentang fisikawan Albert Eintein dan model cantik Greta Garbo. “Anekdot ini saya ambil dari buku berjudul Gus Dur hanya Kalah dengan Orang Madura,...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Sabtu, 15 Mei 2021 09:10 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kerusuhan 13 Mei 1998 terus diperingati oleh masyarakat Tionghoa di Indonesia. Korban aksi anarkis itu sebagian memang etnis Tionghoa.Uniknya, mereka memperingati dengan menyajikan rujak pare dan sambal jombrang. Apa...
Kamis, 13 Mei 2021 19:51 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Jumat, 14 Mei 2021 10:11 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Won...