Petugas Polres Gresik ketika melakukan penjagaan gereja. foto: ist.
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Personel Polres Gresik beserta jajaran melaksanakan pengamanan tempat ibadah saat peringatan Wafatnya Isa Al-Masih, Jumat (2/4/2021).
Sebelum dilaksanakan kegiatan tersebut, petugas melaksanakan langkah sterilisasi gereja terlebih dahulu. Langkah ini merupakan Standart Operating Procedure (SOP) yang harus dilakukan sebelum pelaksanaan kegiatan berlangsung.
BACA JUGA:
- TMMD ke-128 Gresik Ditutup, Jalan hingga RTLH di Desa Slempit Rampung Dibangun
- Polres Gresik Periksa 3 Saksi Usai Bocah Tewas Tenggelam di Wisata Jati Sewu
- Tersangka Penganiayaan Pegawai DPUTR Gresik Ditahan, Kuasa Hukum Apresiasi Langkah Kejaksaan
- Bocah 6 Tahun di Menganti Tewas Tenggelam di Wisata Jati Sewu, Polres Gresik Lakukan Penyelidikan
Dalam pengamanan itu, petugas berkoordinasi dengan petugas dari gereja untuk memberikan imbauan kepada jemaat yang hadir, agar selalu menerapkan 5M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas).
Selain itu, petugas juga melakukan pengecekan dan pemeriksaan identitas serta barang bawaan jemaat sebelum memasuki gereja. Ini dilakukan untuk mengantisipasi orang-orang yang tidak dikenal guna menghindari adanya hal yang tidak diinginkan.
Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, S.H S.I.K., M.M., melalui Kabag Ops Kompol Zainal Arifin, S.Sos. mengatakan, pengamanan gereja maupun rumah ibadah sebagai upaya Polri dalam langkah pencegahan dengan meningkatkan kewaspadaan. Dengan cara, menyiapkan pengamanan pada titik-titik rawan gangguan kamtibmas, melakukan koordinasi dengan pengurus gereja dalam setiap kegiatan ibadah agar selalu koordinasi dengan polres untuk pengamanannya, dan meningkatkan deteksi dini dalam setiap kegiatan.
"Untuk pengaman, Polres Gresik menerjunkan sebanyak 346 personel kegiatan ibadah baik di gereja maupun rumah ibadah pada," pungkasnya. (hud/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




