Sabtu, 10 April 2021 22:14

Tekan Pernikahan Dini, MUI dan PA Gresik Sepakat Bentuk Lembaga Konseling

Kamis, 08 April 2021 21:54 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: M Syuhud Almanfaluty
Tekan Pernikahan Dini, MUI dan PA Gresik Sepakat Bentuk Lembaga Konseling
Ketua MUI Gresik KH Mansoer Shodiq bersama Ketua Pengadilan Agama Gresik Giri Permana saat MoU. foto: ist.

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Tingginya angka pernikahan dini di Kabupaten Gresik menjadi sorotan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Gresik.

Pada tahun 2020 saja, tercatat ada ratusan pasangan yang menikah pada usia dini. Sedangkan pada tahun sebelumnya, angkanya tercatat cuma puluhan kasus.

Karena itu, MUI Gresik dan Pengadilan Agama ingin ada solusi dalam menekan angka pernikahan pada usia dini. Sebab, jika dibiarkan pernikahan dini bisa menjadi sumber turunan permasalahan berikutnya.

Dua lembaga yang memiliki peran berbeda ini sepakat melakukan penandatanganan Master of Understanding (MoU) tentang konseling bagi pasangan yang hendak nikah dini, Kamis (8/4/2021). Program ini nantinya akan menjadi andalan agar angka pernikahan dini di Kota Pudak ini tak lagi tinggi.

BACA JUGA : 

Pencegahan Perkawinan Anak Terus Disosialisasikan di Tuban

​Ketua TP PKK Kota Kediri Imbau Remaja Tak Menikah di Usia Dini

Direktur LBH FT dan Ketua PA Gresik Teken MoU Layanan Hukum

LSM LPB Kawal PA Gresik Jalankan Putusan MA Eksekusi Rumah dan Tambak di Desa Dahanrejo

Dua lembaga yang memiliki peran berbeda ini sepakat melakukan penandatanganan Master of Understanding (MoU) tentang konseling bagi pasangan yang hendak nikah dini, Kamis (8/4/2021). Program ini nantinya akan menjadi andalan agar angka pernikahan dini di Kota Pudak ini tak lagi tinggi.

Kepala Pengadilan Agama Kabupaten Gresik Giri Permana mengatakan, pemerintah membatasi pernikahan bisa dilangsungkan pada umur 19 tahun, dari sebelumnya 16 tahun. Menurut dia, batasan umur itu sudah menjadi keputusan pemerintah.

"Kami prihatin dengan kasus ini. MoU ini untuk melakukan penyadaran kepada masyarakat agar memahami terkait pernikahan yang dianjurkan," katanya.

Sementara Ketua MUI Kabupaten Gresik, KH Mansoer Shodiq berharap selain penyediaan konselor, ke depan kerja sama ini juga membuahkan solusi terkait pencegahan perceraian yang juga tinggi di Kabupaten Gresik.

"Dengan dijalinnya kerja sama bimbingan konseling ini diharapkan dapat meminimalisir terjadinya pernikahan dini yang ada di Kabupaten Gresik," pungkasnya. (hud/ian)

5 Kios Pasar Ranggeh Pasuruan Rusak Tertimpa Pohon
Sabtu, 10 April 2021 02:59 WIB
Pasuruan, BANGSAONLINE.com - Sebuah Pohon Trembesi roboh menimpa Pasar Ranggeh di Desa Karangsentul Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.Akibatnya, 8 kios milik pedagang rusakDelapan kios milik pedagang yang rusak itu terdiri dari toko kelontong, pertanian...
Senin, 05 April 2021 10:05 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com.com - Gua Jegles, begitu nama gua yang masih dalam pembenahan itu sering disebut. Gua yang terletak di Dusun Jegles, Desa Keling, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri tersebut saat ini memang sedang viral di media sosial (medso...
Sabtu, 10 April 2021 05:43 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.COM – Kapal super raksasa Ever Given ternyata masih ditahan pemerintah Mesir. Kapal milik perusahaan Jepang itu dimintai ganti rugi Rp14 triliun setelah sempat menyumbat Terusan Suez.Loh? Silakan simak tulisan Dahlan Iskan ...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Jumat, 09 April 2021 09:59 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...